oleh

GI Gagal Dibangun?

MURATARA – Gardu Induk (GI) Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang direncanakan beroperasi pertengahan 2019 ini, belum juga dibangun. Rencananya GI akan dibangun di Desa Karang Waru Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Hal ini seperti diakui Kepala Desa (Kades) Karang Waru, Arwan. Ia menjelaskan, setelah titik nol pada 2018, setelah itu tidak ada pembangunan lanjutan.

“Pada saat titik nol tahun lalu, ditargetkan pertengahan 2019 ini GI sudah beroperasi. Tapi pada kenyataannya nol persen,” kata Kades, Sabtu (19/1)

Kades menuturkan, setelah pembersihan lahan untuk pembangunan GI tersebut, pihak kontraktor jarang sekali muncul.

“Kemarin itu ada informasinya mau dipasang travo dari pihak PLN oleh pak Rido, hanya saya tidak tahu menahu. Sebab kontraktornya tidak pernah ada komunikasi lagi dengan kami,” ia menjelaskan.

Melihat kondisi ini, Arwan menduga pembangunan GI tersebut gagal.

“Mana mungkin mau beroperasi pertengahan 2019, sedangkan bangunannya nol persen,” tambahnya.

Kades mengaku, dari mulai titik nol tahun lalu hingga sekarang memang belum ada pembangunan sama sekali.

”Lahan yang dibersihkan untuk pembangunan GI sudah ditumbuhi rumput dan kayu kecil setinggi satu meter lebih,” ungkapnya.

Pantauan Linggau Pos, lokasi GI yang berada di Karang Waru dan sebagian di Desa Lubuk Rumbai Baru tidak ada aktivitas pembangunan. Hanya terlihat hamparan lokasi tanah kosong dan rumput.

Perkaitan persoalan ini, Manager PT PLN (Persero) ULP Lubuklinggau, M Rizal belum berhasil dikonfirmasi, untuk mengetahui penyebab belum dibangunnya GI Muratara. (cw3)

Rekomendasi Berita