oleh

Gerebek Tersangka Penganiayaan, Polisi Panen Sabu

LINGGAUPOS ONLINE– Petugas Polsek Lubuklinggau Utara, Selasa (9/7) sekitar pukul 16.00 WIB menyergap Indra Cakra Wijaya (23) warga Jalan Nangka Kacung RT. 3 Kelurahan Ponorogo Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Indra Cakra Wijaya digerebek di Jalan Kenanga I RT.5 Kelurahan Senalang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II tepatnya di kediaman di rumah Eping (30). Saat digerebek ternyata Indra sedang pesta sabu-sabu bersama Eping dan Dramendra alias Mendra (31).

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat, AKP Horison Manik menjelaskan tersangka Indra Cakra Wijaya kini harus menghadapi dua perkara sekaligus, yakni penganiayaan dan narkoba.

“Tersangka Eping dan Dramendra alias Mendra tersangka kasus narkoba,” jelasnya.

Tersangka Indra Cakra Wijaya diduga menganiaya Yaumul Awami (36) warga RT.7 Kelurahan Kenanga, Kecamatan Lubuklinggau Utara II. Penganiayaan dilakukan Indra Cakra Wijaya, Sabtu (6/9) sekitar pukul 19.30 WIB di depan rumah kontrakan korban.

“Ketika korban berada depan rumah bersama Andi, muncul tersangka mendatangi korban, sambil berkata, ‘kau masih ingat dengan aku?’ Setelah itu tersangka langsung menyerang korban,” jelas Kapolsek.

Korban berhasil menyelamatkan diri dengan melarikan diri ke rumah tetangga. Korban yang menderita sakit kepala, luka lecet di beberapa bagian tubuh, langsung melaporkan ke Polsek Lubuklinggau Utara.

“Kami lakukan penyelidikan, diketahui tersangka berada di rumah temannya. Kemudian Kanit Reskrim, Aiptu M Hasrul Basril bersama anggota langsung melakukan penggerebekan,” tambah mantan Kasat Binmas Polres Lubuklinggau ini.

Namun, saat digerebek ternyata tersangka Indra Cakra Wijaya sedang pesta sabu-sabu bersama Eping dan Dramendra. Akhirnya ketiga tersangka dan barang bukti diamankan.

“Barang bukti yang didapat, satu paket sabu yang belum dikonsumsi, peralatan untuk konsumsi sabu, satu paket klip habis dikonsumsi, 18 paket klip kosong, dua buah korek api, satu buah jarum, satu buah pirex, alat hisap Bong, uang diduga hasil penjualan sabu Rp335 ribu, Sepeda Motor Honda Beat Nomor Polisi (Nopol) BG 2945 HU dan ponsel Samsung,” jelas Kapolsek.

Hasil interogasian terhadap tersangka Dramendra, ia mengakui dan mengajak tersangka Indra dan Eping mengonsumsi sabu tersebut secara bersama-sama. Bahkan, sabu yang di konsumsi, merupakan milik Dramendra untuk dikonsumsi dan dijualkan kepada orang lain.

“Dramendra juga mengakui bahwa sabu tersebut dibelinya dari seseorang yang bernama inisial BN yang kini masih dalam pencarian orang (DPO),” tambah Kapolsek.

Tersangka Eping dan Dramendra ditambahkan Kapolsek, diancam Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Sedangkan tersangka Indra Cakra Wijaya diancam Pasal 351 ayat 1 KUHPidana dan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Undnag-Undang (UU) No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. (yan)

Rekomendasi Berita