oleh

Gempa Empat Lawang Jika Terjadi di Pemukiman Sangat Merusak

LINGGAUPOS.CO.ID – Gempa bumi yang terjadi Jumat (31/1/2020) lepas magrib, masuk dalam klasifikasi gempa darat. Gempa ini sumber gempanya di daratan, tepatnya akibat Patahan Musi.

Sabar Ardiansyah dari BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang, Bengkulu, menjelaskan sebenarnya Sumatera Selatan relatif lebih aman dari gempa dibanding Bengkulu. “Tapi, bukan bearti tidak ada potensi sama sekali. Potensi tetap ada terutama dari gempa darat,” jelasnya, Sabtu (1/2/2020).

Dijelaskannya, Empat lawang salah satu wilayah yang dilewati patahan lokal darat (Patahan/Sesar Musi). Sesar Musi ini panjangnya 85 km, memanjang dari Rejang lebong, Kepahiang, hingga Ulu Musi Empat lawang.

“Gempa seperti ini, kejadiannya jarang. Namun, jika terjadi di tengah-tengah pemukiman, gempa darat sangat merusak. Kekuatan M4 atau M5 jika terjadi di pemukiman, guncangannya sangat kuat dan sangat merusak. Bersyukur gempa kemarin, letaknya jauh dari pemukiman, yaitu berada di hutan Bukit Barisan,” ia menambahkan.

Ia juga menambahkan, kendari begitu tidak ada yang perlu ditakuti secara berlebihan. Hanya saja gempa memang belum bisa diprediksi. “Segera keluar bangunan saat merasakan getaran gempa sekecil apapun. Untuk menghindari dari tertimpa bangunan,” imbaunya.(*)

Rekomendasi Berita