oleh

Gedung Sekolah Nyaris Terbakar, Damkar Tak Mau Padamkan

LINGGAU POS ONLINE – Ratusan pelajar dan puluhan guru di SMA Negeri Karang Dapo, Kamis (24/10/2019) berjibaku memadamkan api yang nyaris menghanguskan bangunan sekolah.

Sejumlah pihak sudah melakukan koordinasi meminta bantuan pemadam kebakaran, namun selalu ditolak dengan alasan informasi kebakaran tidak jelas.

Apri salah satu pelajar SMAN Karang Dapo yang sempat dihubungi mengungkapkan, kebakaran itu awalnya berasal dari kebakaran lahan yang berada di belakang sekolah.

Kejadian terpantau Kamis (24/10) sekitar pukul 13.30 WIB. Namun api terus merembet hingga ke belakang gedung permukiman guru dan perpustakaan sekolah.

Pihaknya mengaku, berkali-kali sudah meminta bantuan unit Damkar Muratara. Namun hingga pukul 14.44 WIB, bantuan pemadam kebakaran tak kunjung datang.

“Kami minta bantuan pemadam kebakaran, tetapi terlalu berbelit belit dan mereka tidak mau memberikan bantuan dengan alasan informasi yang pihak sekolah sampaikan tidak jelas,” bebernya.

Dia mengungkapkan, sejumlah pelajar dan guru yang ketakutan sekolah mereka terbakar. Langsung berinisiatif melakukan pemadaman api secara manual menggunakan peralatan seadanya.

Terpisah, Kepala SMA Negeri Karang Dapo Zaenal saat dikonfirmasi membenarkan adanya kebakaran yang terjadi di belakang sekolah. Dia menegaskan api hanya berjarak 2 meter dari gedung Perpustakaan dan nyaris menghanguskan sejumlah bangunan.

“Iya guru dan anak-anak murid sekarang ketakutan, mereka sedang memadamkan api. Kami sudah minta bantuan pemadam kebakaran, tapi sampai sekarang belum datang,” timpalnya.

Pihaknya berharap, khusus unit damkar yang menangani bencana kebakaran seharusnya lebih sensitif terhadap insiden kebakaran dan melakukan penanggulangan bencana dengan cepat.

“Jarak Rupit-karang Dapo itu tidak terlalu jauh, tapi sampai sekarang belum datang-datang. Apa mesti gedung sekolah sudah hangus baru di padamkan,” katanya.

Pihaknya meminta unit Damkar segera membantu proses pemadamakan itu, dan untuk jalur keluar masuk kendaraan Unit Damkar bisa masuk ke dalam halaman sekolah secara langsung.

Terpisah, Kasat Pol PP Muratara Firdaus melalui Wakasat Pol PP Kasio saat dikonfirmasi mengaku sudah mendapatkan informasi itu.

Pihaknya meminta pewarta memastikan laporan itu, karena Unit Damkar belum mendapatkan informasi akurat mengenai insident kebakaran.

”Itu kebakaran lahan atau rumah, kalau kebakaran lahan tentunya itu kembali ke BPBD. Kami Damkar hanya membantu saja, dan tidak ada anggaran untuk Karhutla ” timpalnya.

Saat diinformasikan mengenai insisdent itu terjadi persis di belakang sekolah, dan nyaris membakar gedung sekolah.

Kasio kembali mengungkapkan pihaknya meminta dokumentasi berupa foto atau video sehingga bisa menindaklanjuti masalah itu.

”Nanti kalau kami turun ke sana ternyata informasinya tidak akurat, tentunya kami sia-sia datang ke sana,” tukasnya.

Informasi di himpun, Unit Damkar Muratara akhirnya sampai di lokasi sekitar pukul 15.20 WIB, dan langsung ikut memadamkan api yang nyaris membakar gedung sekolah.(*)
Laporan Fahmilan Jadidi

Rekomendasi Berita