oleh

Garuda Muda Bukan Timnas Jerman

JAKARTA – Masa seleksi dalam pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-22 memasuki hari-hari terakhir, di mana pelatih Indra Sjafri akan mencoret beberapa pemain guna mempersiapkan kerangka tim menjelang Piala AFF U-22 2019.

Untuk menghadapi Piala AFF U-22 2019 yang bakal berlangsung di Kamboja mulai 17 Februari hingga 2 Maret mendatang itu, Indra akan mengerucutkan skuatnya menjadi 30 pemain dari 38 nama yang saat ini menjalani pelatnas.

Ya, seperti diketahui kini pelatnas Timnas Indonesia U-22 diikuti oleh 38 orang minus tiga pemain yang masih membela klubnya diluar negeri siantaranya Ezra Walian (RKC Waalwijk), Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk), dan Saddil Ramdani (Pahang FA).

Hingga kini proses seleksi skuad Garuda Muda ini sendiri sudah memasuki pekan kedua. Rencananya, skuad Garuda Muda akan dikerucutkan menjadi 30 pemain. Dengan kata lain, bakal ada delapan pemain yang dipulangkan.

“Seperti yang pernah saya katakan, kita akan kerucutkan menjadi semakin kecil, jadi kita akan tahu siapa saja yang cocok untuk bisa kita konsentrasikan terhadap latihan selanjutnya,” ungkap Indra Sajfri usai memimpin timnya berlatih di Stadion Madya, Komplek SUGBK, Senayan, Jakarta, Jumat (18/1) kemarin.

Meski demikian, Indra belum bisa membocorkan siapa saja pemain yang akan dicoret di pelatnas pekan kedua ini. Menurutnya, nasib pemain yang akan dicoret bakal diputuskan setelah internal game yang akan dilangsungkan pada Sabtu (19/1) hari ini.

“Kita tunggu sampe besok yah (hari ini, Sabtu, 19/1), masih ada internal game lagi. Setelah itu, kita akan umumkan siapa-siapa pemain yang akan dikembalikan ke klub,” tutur Indra.

“Karena saat ini kita masih mencari pemain yang cocok dengan kebutuhan tim. Jadi kita akan bermain dengan game plan yang bagaimana dan itu yang akan kami cari (dari pemain). Selama dua minggu ini kita mencari (pemain) yang terbaik,” sambungnya.

Akan tetapi, pelatih kelahiran Lubuk Nyiur, Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, 2 Februari 1963 itu mengakui bahwa para pemain yang mengikuti pelatnas masih banyak yang perlu dibenahi.

Namun, hal itu dimaklum oleh Indra. Menurutnya, para skuad Garuda Muda bukan-lah skuad Timnas Jerman yang tidak perlu dilakukan pembenahan. Namun, dia mengakui, bahwa Nurhidayat Haji Haris dan kawan-kawan masih masih dapat terus berkembang.

“Seluruh pemain di berbagai lini sudah ada perkembangan selama menjalani pelatnas dua pekan terakhir ini. Namun, masih banyak-lah yang harus dilakukan pemebanahan. Kalau kita timnas Jerman mungkin tidak ada yang perlu lagi dibenahi, tapi ini Indonesia jadi semuanya harus dibenahi di segala lini,” jelas pelatih berkumis tebal itu.

Lebih lanjut, Indra juga menerangkan bahwa dalam pelatnas dirinya tak melarang penggunaan ponsel terhadap para pemain. Namun, ia tetap membatasi pemakain ponsel pintar itu. Ia juga meyakini, seluruh pemain bisa bersikap profesional.

“Ya, tidak dong (melarang menggunakan ponsel). bagaimana mereka berkomunikasi kalau hp-nya disita. tapi dalam hal-hal tertentu mungkin kita larang. Saya yakin mereka semua profesional. Mereka akan tahu sendiri kapan waktunya istirahat, kapan waktunya bermain dan kapan waktunya menggunakan handphone,” tutur Indra.

Sementara itu, salah satu pemain yang mengikuti pelatnas, Gian Zola mengaku optimis mendapatkan tempat di skuat inti Timnas Indonesia U-22. Gelandang Persib Bandung itu mengaku bakal berupaya semaksimal mungkin agar bisa berseragam Merah Putih saat Piala AFF U-22 2019.

“Saya ingin masuk ke-30 besar. Namun, saya haru berkerja keras. Saya tak memikirkan yang lain (pesaingnya di pelatnas), saya hanya ingin memikirkan diri sendiri dulu agar bisa lolos,” tutur Gian Zola.

Meski demikian, dia mengakui bahwa persaingan untuk mendapatkan posisi gelandang Timnas Indonesia tidak akan mudah. Namun, kepercayaan dirinya membuat dirinya yakin bisa dipercaya Indra Sajfri untuk memperkuat Timnas Indonesia U-22.

“Kalau persaingan saat ini, kita semua seumuran. Berbeda dengan waktu di asuh Coach Luis Milla, disana ada pemain yang lebih senior. Jadi, disini saya sangat optimis,” terangnya.

Sebagai informasi, Timnas Indonesia U-22 bakal melakoni tiga agenda besar di tahun 2019 ini. Ketiga ajang yang bakal diikuti oleh Garuda Muda itu adalah Piala AFF U-22, Kualifikasi Piala Asia U-23 dan SEA Games 2019.

Dari tiga agenda tersebut, turnamen Piala AFF U-22 2019 yang menjadi ajang terdekat anak asuh Indra Sjafri itu. Ya, Piala AFF 2019 yang akan digulirkan di Kamboja itu akan langsungkan pada 17 Februai hingga 2 Maret.

Dalam ajang tersebut Indonesia yang sudah sejak Senin (7/1) menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) itu sendiri tergabung dalam Grup B bersama, Myanmar, Malaysia, Singapura dan tuan rumah Kamboja. (gie/fin/wsa)

Rekomendasi Berita