oleh

Gara-gara Hutang, Amansri Bacok Opi

LINGGAU POS ONLINE, RAWAS ILIR – Amansri (37) tak menyangka. Akibat perbuatannya warga Desa Mandi Angin, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) diringkus anggota Polsek Rawas Ilir sekitar pukul 15.00 WIB, Rabu (22/11).

Apa pasalnya? Tersangka diringkus diduga melakukan penganiayaan terhadap Opi Agung Perdana (30), warga yang sama dengan tersangka saat hendak menagih hutang.

“Tersangka, menyerahkan diri ke Polsek setelah melakukan koordinasi dengan warga desa dan pemerintah desa,” kata Kapolres Musi Rawas, AKBP Pambudi melalui Kapolsek Rawas Ilir, Iptu Fajri Anbiya, Kamis (23/11).

Fajri sapaannya menjelaskan tersangka ditahan karena menyerahkan diri didampingi perangkat desa, beserta keluarga sekitar pukul 15.00 WIB, Rabu (23/11).

Sebelum tersangka menyerahkan diri, anggota melakukan koordinasi dengan keluarga tersangka agar segera tersangka lebih baik menyerahkan diri.

“Takut terjadi hal yang tidak diinginkan dari pihak korban, maka dari itu meminta tersangka untuk menyerahkan diri, dan akhirnya tersangka diantar oleh keluarga didampingi perangkat desa menyerahkan diri,” jelas Kapolsek.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tersangka diringkus berdasarkan laporan polisi LP/B-45/XI/2017/Sumsel/Mura/Sek Rws Ilir, tanggal 22 November 2017. Kasus penganiayaan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, Senin (20/11) di Desa Mandi Angin, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara.

Bermula, saat tersangka menagih hutang kepada korban, tetapi korban tidak mau membayar dan menantang tersangka. Kemudian terjadilah keributan, selanjutnya tersangka langsung mengambil Senjata Tajam (Sajam) jenis parang yang ada di dekatnya dan tanpa pikir panjang langsung membacok korban.

“Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bacok di tubuh bagian belakang hingga dilarikan ke RSUD dr Sobirin mendapatkan perawatan medis. Dan langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Rawas Ilir,” tutupnya.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita