oleh

Gaptek, Alasan Bidan Belum Bermitra dengan BPJS

LUBUKLINGGAU – Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Lubuklinggau, Nurmalina mengaku ada beberapa sebab sedikitnya bidan bermitra dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Lubuklinggau. Salah satunya, bentuk laporan yang wajib disampaikan bidan ke BPJS via online, sedangkan sebagian bidan masih belum melek teknologi.

“Ada beberapa alasan, salah satunya Gagap Teknologi (Gaptek), sekarang ini laporannya sudah online. Makanya, pikiran mereka (bidan belum bermitra, red) dari pada ribet lebih baik ia praktik mandiri tanpa bermitra dengan BPJS,” jelas Nurmalina kepada wartawan, Senin (15/7).

Ditambahkan Nurmalina, selain sistem yang menggunakan online, bidan juga mengeluhkan lamanya klaim ke BPJS Lubuklinggau.

“Klaimnya juga lama,” cetus Nurmalina.

Diakui Nurmalina, bidan di Kota Lubuklinggau saat ini ada 413 orang, namun hanya 50 bidan yang praktik mandiri, 30 diantaranya sudah bermitra dengan BPJS. Sedangkan 20 diantaranya belum bermitra dengan BPJS.

Sementara itu Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau, H Cikwi mengatakan bahwa bidan wajib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR), untuk memberikan pelayanan medis. Untuk bermitra tidaknya dengan BPJS, sepenuhnya menjadi wewenang bidan bersangkutan.

“Bidan tidak diwajibkan untuk bermitra dengan BPJS, jika bidan merasa perlu dan sanggup menjalankan semua syarat dan kewajibannya silakan,” ungkap Cikwi.(nia)

Rekomendasi Berita