oleh

Gagal Perkosa Tetangga, Warga Nibung Masuk Penjara

LINGGAU POS ONLINE – Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau, Senin (29/7/2019) sekitar pukul 10.00 WIB menyidangkan Rasbi (42) warga Kecamatan Nibung Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Rasbi disidangkan karena mencabuli istri tetangganya inisial SR.

Rasbi duduk kaku di hadapan Majelis Hakim Hendi Agustian SH didamping Anggota Hakim Indra Lesmana Karim SH dan Yopy Wijaya SH dengan Panitera Pengganti Ahmad Irfansyah SH.

Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), M Hasbi SH, Rasbi didakwa dengan Pasal 285 KUHP Jo Pasal 53  Ayat (1) KUHP dan Pasal 289 KUHP tentang Pemerkosaan dan Pencabulan.

Terungkap kronologis kejadian, sesuai dakwaan JPU, Rabu 1 Mei 2019 sekitar pukul 21.00 WIB, korban SR sedang berada di rumah bersama dengan kedua anaknya. Suami korban HR sedang pergi Yasinan ke rumah tetangga.

Korban yang sedang tidur terbangun karena mendengar suara pintu terbuka. Korban pun berkata “Ayah bangun, Ayah bangun,” tetapi tidak ada sahutan balasan.

Mendengar suara dari kamar, terdakwa pun langsung menuju ke kamar. Ia melihat korban sedang berbaring di kasur dengan mata terpejam.

Terdakwa langsung mendekat dan berbaring di samping korban sambil memeluk erat korban. Kemudian korban membuka mata dan melihat kondisi ruangan gelap. “Loh mati lampu yo?” katanya. Namun terdakwa diam saja.

Terdakwa sambil memeluk korban dengan erat, juga menciumi korban. Korban merasa curiga, bahwa yang memeluknya bukan suaminya.

Kemudian korban pun meraba rambut belakang terdakwa, dan meyakini bahwa orang yang dihadapnya orang lain. Korban berontak agar terdakwa melepaskan pelukannya.

Terdakwa pun mengendorkan pelukannya dan korban pun mengangkat kaki kanannya untuk melepas jeratan kaki terdakwa.

Namun ketika korban hendak bangun, dari belakang terdakwa langsung menarik pakaian korban hingga korban terduduk di kasur. Bersamaan itu, terdakwa pun berlari keluar rumah.

Setelah itu, korban langsung mengambil senter berlari menuju ke tempat suaminya yang sedang Yasinan dan menceritakan kejadian tersebut.

Empat hari kemudian, sekitar pukul 01.00 WIB, korban terbangun karena lonceng sapi miliknya berbunyi. Korban pun mengintip dari jendela kamarnya dan melihat seseorang mondar-mandir di sebelah rumahnya, serta hanya bagian pinggang hingga kakinya saja.

Ketika di waktu yang bersamaan, terdengar suara langkah kaki yang sedang berlari. Ternyata suami korban yang mengejar terdakwa.

Kemudian sekembalinya sang suami, korban bertanya. Dijelaskan orang tersebut merupakan masih kerabat dengan dirinya.

Kemudian HR bersama dengan warga lainnya langsung mendatangi rumah terdakwa dan mengamankannya. Mereka terdakwa ke kantor Polsek Nibung untuk ditindak melalui jalur hukum karena atas prilakunya dapat meresahkan masyarakat. (yan)

Rekomendasi Berita