oleh

Forum CSR Fasilitasi Masyarakat-Perusahaan-Pemda

LINGGAU POS ONLINE, JAKARTA – Keberadaan Forum Komunikasi Penyelenggara Corporate Social Responsibility (CSR) program kemitraan dan bina lingkungan sangat penting. Hal itu dinyatakan Kasubid Hubungan dan Komunikasi Direktorat Pembangunan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM, Hardinur usai pelantikan pengurus Forum CSR Kabupaten Muratara di Kenanga Restoran, Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (9/5) malam.

Alasan dikemukakan Hardinur tak lain, keberadaan forum CSR ini memfasilitasi masyarakat, perusahaan, dan pemerintah.

“Saya sangat mendukung sekali dibentuknya Forum CSR Kabupaten Muratara, karena dengan adanya forum ini dapat memfasilitasi masyarakat, perusahaan dan pemerintah. Itu artinya tripartit. Forum ini akan mengomunikasikan perusahaan dengan perusahaan, dalam hal pemberian CSR untuk warga,” ungkap Hardinur.

Lebih lanjut Hardinur menyebutkan dengan terbentuk forum CSR di Kabupaten Muratara, maka forum mudah-mudahan dapat rutin komunikasi dengan pemerintah dan masyarakat.

“CSR itu berkaitan dengan masyarakat. Jika ada apa-apa berkenaan dengan CRS, silakan forum siap melakukan mediasi dengan pemerintah. Menurut saya, keberadaan forum CSR ini memang baik,” ucapnya.

Oleh karena itu, Hardinur mengimbau selagi perusahaan telah memenuhi kewajiban untuk CSR maka masyarakat dapat merasakan manfaatnya, dari CSR tersebut.

“Kalau di kementerian kami ada namanya Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Sementara kalau CSR itu ikuti aturan dengan diambil dari keuntungan perusahaan. Tapi jika PPM dari operasional perusahaan, nah di sini jangan sampai tumpang tindih mengenai PPM maupun CSR. Dan, ada juga disebut lagi dengan bina lingkungan. Saya sendiri berharap CSR dapat terlaksana dengan baik, sampai ke masyarakat, dan apa yang kita rencanakan dapat tercapai,” imbuh Hardinur menyebutkan, pembentukan Forum CSR telah dilaksanakan di sejumlah kabupaten/kota di Indonesia. “Ada beberapa lokasi yang sudah saya datangi. Di kabupaten Minahasa contohnya, sudah ada Forum CSR, dan forum inilah yang mediasi maupun fasilitasi program CSR,” ungkap Hardinur.

Mengenai manfaat CSR, Hardinur menyatakan, jika dilihat dari letak perusahaan, maka masyarakat sekitar tambang yang diutamakan.

“Mereka yang mendapatkan manfaat dari program CSR itu,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat menyebutkan saat ini APBD Kabupaten Muratara sedikit lagi akan mencapai Rp 1 triliun.

“Tapi kebutuhan banyak hingga dibutuhkan adanya Forum CSR ini. Kami jamin Muratara ini aman dan kondusif hingga investor dapat menanamkan investasinya di sini,” kata Syarif Hidayat.

Kabar lainnya, Bupati menyatakan pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 25 Hektare (Ha) untuk pembangunan Mapolres Muratara.

“Tak lama lagi Muratara akan lebih aman lagi. Karena dalam bulan ini, Muratara didatangi mabes TNI yang akan membangun Batalyon di Muratara. Pihak PT DMIL siap hibahkan tanahnya, dan kami kasih 100 Ha meski pihak TNI meminta 70 Ha. Mengapa kami siapkan lahan lebih luas, ya karena jika dibangun Mabes berapa banyak orang yang tinggal di Muratara, dan perekonomian akan berputar. Saya pikir ekonomi rakyat Muratara tambah makmur,” sebut Bupati mengapresiasi adanya Forum CSR tersebut. (08)

Rekomendasi Berita