oleh

Formatur Kepengurusan IWO Muratara Terbentuk

LINGGAUPOS.CO.ID – Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) resmi dibentuk.

Hal ini ditandai dengan pengukuhan oleh Ketua Umum IWO Jhodi Yhudoyo, Ketua IWO Sumsel, Sonny Kushardian melalui Sekretaris Wilayah (Sekwil) IWO Sumsel Haeru Nasri, di Hotel Dewinda Lubuklinggau Senin (15/2/2021).

Kemudian diserahkan surat mandat, Kepada Pengurus Formatur IWO Muratara, yang terdiri dari Ketua Aan Jumadi Robiansyah (coganews.com), Sekretaris Elda Elian Calav (sumateraklik.com), Bendahara Hamkam (radarsilampari.com) dan anggota Romadhon (Gerbang Sumsel) dan Holindra (iCNews).

Aan Jumadi Robiansyah, selaku Ketua Formatur IWO Muratara mengatakan, “Alhamdulillah IWO Muratara resmi terbentuk,  sebelum terbentuk kita sudah berkoordinasi dengan IWO Provinsi dan Alhamdulillah kita disupport dan di dukung sehingga kita diresmikan pembentukannya,” kata Aa Jumadi.

Disampaikanya,  selaku Ketua IWO terpilih dirinya banyak mengucapkan terimakasih atas dukungan teman-teman jurnalis. Semoga kedepannya IWO bermanfaat untuk masyarakat Muratara terkhusus untuk wartawan yang tergabung di IWO.

“Untuk seluruh wartawan media online yang berada di wilayah bumi berselang serundingan yang ingin bergabung akan kita rangkul,  terbuka untuk kawan-kawan semua, dan marilah kita pererat persaudaraan melalui IWO,” katanya.

Ditempat yang sama, Haeru Nasri  membacakan surat mandat sementara IWO Sumsel yang ditandangani pengurus IWO Sumsel. Dengan ini memberikan mandat sementara untuk membentuk dan menyusun kepengurusan IWO Muratara.

“Saya telah bentuk kepengurusan IWO di Muratara, dan surat mandat telah diterbitkan. Artinya kawan-kawan media yang tergabung di IWO Muratara sebagai tim saya mulai kedepan,” ungkap ia.

Sementara Ketua Umum IWO Jodhi Yudhoyo, mengatakan, “Saya berharap di Kabupaten Muratara yang harus  mengutamakan saling mendukung dan saling mengenal, dalam organisasi ini dengan solid, sebagai wadah untuk menyampaikan pesan serta tugas-tugas  yang dicontohkan nabi kita melalui pesan antara sesama, itulah syarat jadi wartawan,” katanya.

Ia menambahkan, “Alhamdulilah sampai detik ini (IWO) sudah mulai meramba ke pelosok-pelosok kabupaten dan bisa berkembang di kabupaten terpencil. Kita juga harus merangkul anak muda untuk bergabung di IWO ,supaya bisa menjadi anak muda yang bisa berkembang serta meneneruskan untuk suatu kemajuan dalam dunia pemberitaan.”

Tambah ia, dalam untuk keamanan dan perlindungan  yang ada di organisasi (IWO) sudah ada Lembaga Bantuan Hukum (lBH) yang terbentuk sejak 12 Februari 2021 di Jakarta.”Kita kembangkan di Provinsi juga, jadi kita fokuskan diutamakan untuk pembela wartawan yang tergabung di IWO,“ tutup ia. (*)

Rekomendasi Berita