oleh

Forkonas-PP DOB Temui Wantimpres

…..tujuan pertemuan ini sama seperti pertemuan sebelumnya, mendesak Presiden RI segera mengeluarkan PP Desain Besar Penataan Daerah (Desertada) & PP Penataan Daerah.
Karena itu, amanah dari UU No. 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah…..

Ketua Presidium Sumselbar, Wahisun Wais Wahid

Desak Presiden Cabut Moratorium DOB

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Forum Komunikasi Nasional Percepatan Pembentukan Daerah Otonom Baru Seluruh Indonesia (Forkonas-PP DOB), kembali mendesak Presiden RI, untuk segera mencabut moratorium DOB. Kemarin (19/4), mereka kembali melakukan pertemuan dengan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Pertemuan diungkapkan Ketua Presidium Sumselbar, Wahisun Wais Wahid dilaksanakan di Komplek Istana Wakil Presiden RI, Jakarta. Pertemuan dimulai pukul 10.00 WIB, dan dipimpin oleh anggota Wantimpres, Sri Adiningsih.

“Sebetulnya tujuan pertemuan ini sama seperti pertemuan-pertemuan sebelumnya. Yakni mendesak Presiden RI, Jokowi segera mengeluarkan PP Desain Besar Penataan Daerah (Desertada) & PP Penataan Daerah. Karena itu, amanah dari Undang-Undang (UU) No. 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah. Untuk itu kepada anggota Watimpres kita minta untuk segera memfasilitasi kami untuk bertemu presiden, atau mereka yang mendesak presiden untuk segera mengeluarkan PP serta mencabut moratorium DOB,” tegas Wahisun, Kamis (18/4).

Pertemuan kali ini pihaknya mengusung tema ‘pemekaran mempercepat kesejahteraan rakyat dan memperkuat NKRI’.

“Dengan harapan, bisa menyampaikan maksud serta tujuan kita mendesak pemerintah untuk segera mencabut moratorium dan melakukan pemekaran,” ungkapnya.

Pihak Wantimpres dilanjutkannya, memberikan respon positif saat pertemuan.

“Mereka berjanji akan segera menindaklanjuti hasil pertemuan tadi (kemarin, red), dengan mengundang seluruh pihak yang terkait dengan permasalahan pemekaran. Mulai dari Mendagri, DPR, hingga pihak-pihak lainnya. Desakan kami akan mereka bahas, melalui rapat tersebut. Kita berharap, janji ini segera ditepai dan dilaksanakan,” lanjutnya. (13)

Rekomendasi Berita