oleh

Evaluasi Penempatan Guru Indonesia Mengajar

Seluruh Lapisan Gerak Bersama

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Selama 8 bulan berada di penempatan, Pengajar Muda menyadari semangat berbagai pihak untuk terus berupaya demi kemajuan pendidikan daerah. Sayangnya, upaya ini dilakukan secara terpisah dari masing-masing sektor.

Guru Program Indonesia Mengajar yang mendedikasikan dirinya di Kabupaten Musi Rawas, Putri Verlita Selasa (23/1) menjelaskan, dirinya berkeyakinan jika sendirian saja bisa memberikan dampak, terlebih jika bersama-sama, maka akan semakin tak terhentikan.

“Semangat kebersamaan ini yang berusaha dipupuk agar terus tumbuh dan berkembang,” kata Putri, kepada Linggau Pos, kemarin.

Apa yang dibicarakan Putri ini erat kaitannya dengan Forum Adilla.

“Melalui forum ini (Adilla,red) saya belajar, bahwa tidak perlu menunggu orang lain untuk akhirnya mau duduk bersama memikirkan solusi pendidikan daerah,” jelasnya.

Bahkan, Putri mengaku terkesan, baik Bupati, Asisten Bupati, Jajaran Pemda, Dinas Pendidikan, Bappeda, Dinas Perpustakaan, Kodim, Polres, Dinas Olahraga, Dinas Sosial, Ibu-Ibu PKK Kabupaten, Ka UPTD Pendidikan, Pengawas, Kepala Sekolah, Guru, Camat, Kepala Desa, Perangkat Desa, sampai Para Pemuda mau melepaskan jabatan masing-masing untuk duduk setara berdiskusi membahas permasalahan pendidikan.

“Saya yakin, dengan semakin banyaknya pihak yang terlibat, maka akan semakin ringan dan mudah mengatasi permasalahan pendidikan yang ada,” jelasnya.

Ia berkeyakinan, kepedulian satu sama lain menjadi modal utama untuk terus bergerak memberikan kontribusi untuk pendidikan. Terima kasih untuk semua pihak yang terlibat dalam forum stakeholders ini.

“Semoga terus ada upaya keberlanjutan untuk kemajuan pendidikan Mura. Forum ini dilaksanakan bersamaan dengan agenda site visit Indonesia mengajar untuk meninjau perkembangan program yang sudah dilaksanakan PM selama 6 bulan (atau lebih) di daerah penempatan. (05)

Komentar

Rekomendasi Berita