oleh

Euforia BSL ‘Harmonize’ Adakan Donor Darah

LINGGAU POS ONLINE –  Masih dalam euforia peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 74 Republik Indonesia bertajuk “Harmonize”, Keluarga besar PT Bara Sentosa Lestari (BSL) mengadakan pengabdian masyarakat yang dikemas dalam bentuk donor darah, Kamis (15/8/2018).

Kegiatan donor darah ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dengan Community Development PT BSL, kegiatan sosial tersebut berlangsung di ruang Rechall area komplek perkantoran site PT BSL, Kamis (15/08) dengan target 50 pendonor.

Dijelaskan  Petra Parulian Tambunan selaku Kepala Teknik Tambang, sesuai konsep dan prinsip Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat yang mengacu pada implementasi Keputusan Menteri ESDM No.1824 K/30/MEM/2018, maka pengabdian masyarakat adalah salah satu aspek yang direalisasikan melalui kegiatan ini.

“Kami ingin memberikan kontribusi positif yang berdampak luas bagi masyarakat juga menjadi momentum untuk lebih mendekatkan diri antara seluruh karyawan dengan masyarakat Kabupaten Muratara,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Muratara, H Devi Suhartoni mengajak semua perusahaan di Muratara untuk aktif sebagai pendonor darah rutin per 3 bulan atau 6 bulan.

Hal ini disampaikan HDS sapaan akrab Devi Suhartoni saat menghadiri kegiatan donor darah di PT BSL, Kamis (15/8).

“Darah yang kita sumbangkan akan memberikan harapan besar dan membantu banyak orang yang membutuhkan,” kata Devi.

Ditambahkannya, kegiatan donor darah ini sangat berguna untuk kesehatan kita sendiri dan memberikan dampak positif bagi tubuh kita. Kedua, kegiatan ini merupakan kegiatan sosial yang sangat mulia karena dari mendonorkan darah kita, kita sudah bisa membantu banyak orang dan dapat menyelamatkan nyawa orang lain. Jadi dengan mendonorkan darah kita sudah membuat banyak harapan untuk orang lain.

Mengenai kriteria pendonor sendiri, mereka yang berusia minimal 17 tahun dengan berat minimal 45 kg. Sebelum mendonorkan darahnya, calon pendonor terlebih dahulu akan diperiksa kondisi kesehatannya oleh Tim PMI meliputi temperatur tubuh (normal antara 36,6 – 37,5 derajat Celsius), tekanan darah (normal sistole 110 – 160 mmHg dan diastole 70 – 100 mmHg), hemoglobin (wanita minimal 12 gram %, pria minimal 13 gram %), hingga frekuensi donor darah (maksimal 5 kali setahun, atau berjarak minimal 3 bulan). Upaya ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar calon pendonor kelak tidak mengalami gangguan sistem kerja tubuhnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas dan menginspirasi banyak pihak untuk melakukan kegiatan positif lainnya. (*)

Laporan : Qori Musdalifah

Rekomendasi Berita