oleh

Enam Desa Tidak Puas Hasil Seleksi Balon Kades

LINGGAUPOS.CO.ID – Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud, Senin (29/3/2021) memimpin rapat membahas pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2021 di Kabupaten Musi Rawas.

Hadir dalam rapat ini, Ketua DPRD Musi Rawas Azandri, Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra H. Heriyanto, Kabag Ops Polres Musi Rawas, DPMD, Direktur RS dr Sobirin dan Camat.

Dalam rapat, Kepala Dinas PMD Kabupaten Musi Rawas Ahmadi Zulkarnain, menjelaskan ada 112 desa yang akan melaksanakan Pilkades.

Namun diantaranya, 13 desa memiliki balon kades lebih dari lima orang. Merujuk pada Pemendagri No.112 tahun 2014 pasal 23 maka panitia diberikan kewenangan untuk memilih calon kades, dalam hal ini Dinas PMD mengadakan tes tertulis kepada seluruh calon kades.

Tetapi, selang beberapa hari dari terpilihnya balon kades, terdapat enam desa yang tidak puas dengan hasil tersebut, yaitu Desa Darma Sakti Kecamatan Tuah Negeri, Desa Lubuk Rumbai Kecamatan Tuah Negeri.

Kemudian Desa Ciptodadi Kecamatan Suka Karya, Desa Pelawe Kecamatan BTS Ulu Cecar, Desa Sumber Karya Kecamatan STL Ulu Terawas, Desa Muara Nilau Kecamatan Selangit. Sementara, Desa Kebur Jaya Kecamatan TPK, ada calon kades yang tidak puas dengan hasil tes narkoba yang telah dilaksanakan sebagai syarat calon.

Menanggapi hal ini, Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud menyampaikan, polemik yang berkembang ini wajib segera diselesaikan. Apabila pihak pokja dan camat tidak terlibat dalam kecurangan, maka harus punya data dan bukti, agar masyarakat tidak dirugikan dan mengetahui jelas duduk perkaranya.

Ketua DPRD Musi Rawas Azandri menambahkan, untuk menyikapi permasalahan pilkades serentak 2021, harapannya semua sektor bekerja sesuai dengan arahan dan formalitas, agar kepastian hukum dan kepastian masyarakat dapat diselesaikan dengan damai.

Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy juga menimpali untuk tetap bekerjasama dengan kepala dingin menyelesaikan permasalan ini.

Karena rangkaian pemilihan pilkades menimbulkan potensi konflik secara horizontal dan bekerjasama memberikan himbauan terlebih dahulu, apabila ada indikasi kecurangan maka dibawa ke jalur hukum.

Dalam akhir rapat tersebut, Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud menegaskan apabila Calon Kepala Desa yang telah ditetapkan tidak ada perombakan kembali.

Khusus, enam desa yang tidak menerima hasil tes akan dilakukan verifikasi dan tindaklanjuti. Sedangkan bagi calon kades yang tidak menerima hasil tes narkoba, akan dites kembali dengan menggunakan metode yang berbeda.

“Agar tidak ada yang merasa dirugikan atau dicurangi dalam pelaksanaan pilkades serentak tahun 2021 di Kabupaten Musi Rawas,” tegasnya.(*)

Rekomendasi Berita