oleh

Empat Saksi Pembunuhan Ipung Mangkir

LINGGAU POS.CO.ID- Empat saksi kasus pembunuhan Ipung Salon (60) dengan terdakwa Afriyanto alias Wahab alias Siska Sarangheo (39) Senin (20/1) mangkir (tidak hadir) memenuhi panggilan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Lubuklinggau. Dengan tidak hadirnya keempat saksi tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lubuklinggau menunda sidang hingga pekan depan, Senin (27/1). Sidang kemarin dipimpin hakim Iman Santoso didampingi Hakim Ferdinaldo dan Hakim Tatap Situngkir. Sementara terdakwa Siska didampingi dua Penasihat Hukumnya Ayub Zakaria dan Edwar Antoni.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Lubuklinggau Nanda Hardika, membenarkan sidang ketiga terdakwa Afriyanto ditunda hingga Senin (27/1). Awalnya hakim, jaksa dan pengacara terdakwa sempat menunggu sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Namun keempat saksi yang ditunggu belum juga hadir-hadir.

Menurut Nanda Hardika, keempat saksi yang tidak hadir kemarin masing-masing atas nama Nata yang merupakan saksi keamanan di pasar, Frengki saksi di lokalisasi Patok Besi, Jabar saksi yang melihat di depan Toko Bata, dan Ozi saksi dari Anggota Polisi saat di Daily Dose. Semua saksi yang akan dihadirkan kemarin, merupakan saksi sebelum kejadian.

Nanda menegaskan berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pasal 224, berbunyi yakni barang siapa yang dipanggil menurut Undang-Undang akan menjadi saksi, ahli atau juru bahasa, dengan sengaja tidak memenuhi sesuatu kewajiban yang sepanjang Undang-Undang harus dipenuhi dalam jabatan tersebut terancam hukuman.

Sementara itu anak pertama korban Muhammad Firdaus beserta cucunya Nando mengaku sangat menyayangkan tidak hadirnya keempat saksi yang dipanggil pihak kejaksaan.
“Kami menghormati setiap keputusan dari pengadilan Negeri Lubuklinggau,” ucapnya.(*)

Artikel ini sudah terbit di Harian Pagi Linggau Pos dengan judul “Empat Saksi Pembunuhan Ipung Mangkir”

 

Rekomendasi Berita