oleh

Empat Rumah Kampung Warna-warni Terbakar

Rumah Terdampak Kebakaran:
1. Muhammad M. Boy atau Andy (44 Tahun)
Kerugian: Rp. 120.000.000
2. Ujang (79 Tahun)
Kerugian: Rp.50.000.000
3. Nila (47 Tahun)
Kerugian: Rp 5.000.000
4. Heri ( 45 Tahun )
Kerugian : Rp 1.000.000

Sumber: BPBD Kota Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU – Warga sekitar Kampung warna-warni Jalan Depati Said Lorong Ogan RT 05 Kelurahan Lubuklinggau Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Barat II geger. Sebab, kemarin ( 12/1) sekira pukul 15.00 WIB, api tiba-tiba membesar di rumah Boy alias Andy (44). Rumah permanen itu digasak api dengan cepat.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat, Iptu Sofyan Hadi menerangkan, api pertama kali dilihat oleh Wawan (38). Dia merupakan saudara Andy.

“Saya lihat api itu pertama kali sudah di bagian atas dapur dan api terus membesar menyambar ke rumah Pak Ujang, menyambar ke rumah Pak Heri dan Bu Nila. Kalau menurut kami ini karena koesleting listrik,” jelas Iptu Sofyan Hadi saat diwawancara Linggau Pos, Sabtu (12/1).

Menurut Iptu Sofyan Hadi, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Hanya saja, kemungkinan besar memang akibat korsleting listrik.

“Api cepat melalap empat rumah, karena memang areanya pemukiman padat,” jelas dia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Lubuklinggau, Kgs Effendy Feri membenarkan hal tersebut.

“Paling parah memang rumah Pak Boy alias Andy. Satu unit rumahnya habis terbakar. Kerugiannya ditaksir sampai Rp 120 juta. Namun tidak ada korban jiwa,” jelasnya.

Saat kejadian itu, kata Fery, Andi sedang pergi keluar tetapi ada ponakannya  Ozi (25) sedang tidur di dapur. Ozi ini tugas di RS AR Bunda. Beruntung saksi mata Wawan cepat teriak, sehingga Ozi bisa menyelamatkan diri.

“Andy ini tinggal bertiga di rumah tersebut. Dengan istrinya juga yang sehari-harinya kerja di salon. Juga keponakannya, Ozi,” tutur Feri.

Rumah Ujang (79) juga terdampak dalam kebakaran ini. Bapak yang kini sudah tak berpekerjaan itu menanggung kerugian sekitar Rp50 juta.

Sementara kediaman Nilawati (47) terdampak sedang. Buruh harian ini menanggung kerugian sekitar Rp5 juta.
Rumah Heri juga terdampak dari kebakaran ini, namun hanya atapnya. Kerugian yang ditanggung Heri sekitar Rp1 juta.

“Kami mengerahkan enam mobil pemadam kebakaran dibantu warga, Ketua RT 05, dan Babinsa Kelurahan Lubuklinggau Ulu. Sekira pukul 16.15 WIB, api sudah berhasil dipadamkan,” jelas Feri.

Dalam proses pemadaman kebakaran ini, Petugas BPBD Kota Lubuklinggau sempat mengalami kendala. Sebab, kata Feri, lokasi kejadian merupakan perumahan padat penduduk.

“Sehingga anggota harus menyambung selang Nozle untuk menjangkau lokasi,” terang Feri. (lik)

Rekomendasi Berita