oleh

Empat Petugas Lapas Pakai Narkoba

Kepala BNN Musi Rawas, Hendra Amoer
” Dari 59 petugas Lapas Narkotika yang urinenya diperiksa, empat orang terindikasi sebagai penyalahgunaan narkoba, dengan hasil urine positif mengandung Amp dan Meth….”

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Empat petugas Lapas Narkotika, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas (Mura) positif menggunakan narkoba. Hasil ini didapat berdasar tes urine terhadap Pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Muara Beliti, Sabtu (11/8).

Hal ini disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mura, Hendra Amoer kepada Linggau Pos, Senin (13/8). Ia mengatakan, ada 59 petugas Lapas Narkotika yang dites urinenya.

Tes urine diawali oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Muara Beliti, Suyatna kemudian dilanjutkan pemeriksaan tes urine oleh staf Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Mura, Gunawan Susanto, Staf Berantas Briptu Yogi Pernanda, staf Rehabilitasi Heby Segapa serta tim kesehatan Lapas, Eva Susanti S.KM.

Dikatakannya, pemeriksaan itu menindaklanjuti hasil pertemuan Kepala BNN Kabupaten Mura dengan Kalapas Narkotika kelas II Muara Beliti, Kamis (9/8) lalu. Pemeriksaan tes urine itu dipimpin Plt Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Mura Nuriyadi, Kepala Lapas Muara Beliti Suyatna.

“Ada 59 petugas yang diperiksa, sementara 3 orang petugas lainnya akan diperiksa menyusul karena sedang cuti,” ucapnya.

Dari 59 petugas, kata Hendra, yang diperiksa itu terdapat empat anggota yang terindikasi sebagai penyalahgunaan narkoba, dengan hasil urine positif mengandung Amphetamine (Amp) dan Methamphetamine (Meth).

“Ya, ada empat Petugas Lapas Narkotika Muara Beliti yang positif saat tes urin, kemudian tes urine tersebut atas permintaan Kalapas Narkotika kepada BNN Mura. Jadi hasilnya kami kembalikan kepada Kalapas,” terangnya.

Sebagai tindak lanjutnya terhadap empat petugas Lapas tersebut, akan dilakukan assessment atau penilaian. (04)

Rekomendasi Berita