oleh

Empat Perkara Pemerkosaan Terungkap

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Perkara pemerkosaan terhadap anak bawah umur di wilayah hukum Polres Musi Rawas (Mura), masih terjadi. Terbukti dalam kurun enam bulan 2018, ada empat kasus tindak pidana perkosaan terhadap anak bawah umur terungkap. Dan kasus amoral ini cenderung meningkat untuk dua tahun terakhir ini.

Data Reskrim Polres Mura, Januari hingga Desember 2016 hanya lima perkara pemerkosaan dan pelecehan seksual. Kemudian Januari sampai Desember 2017 mengalami peningkatan karena ada sembilan perkara pemerkosaan terhadap anak bawah umur. Lalu tahun 2018 dalam kurun waktu enam bulan sudah ada 5 korban pemerkosaan anak bawa umur.

Kapolres Mura, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kasat Reskrim, AKP Wahyu Setyo Dewantoro mengatakan kasus pemerkosaan bisa saja terjadi karena situasi dan kondisi.

Dikatakan Wahyu, dengan banyak kasus pemerkosaan ini, diimbau kepada orang tua untuk lebih menjaga dan mengawasi anak-anaknya baik perempuan maupun laki-laki.

“Karena orang terdekat saja, seperti kakek, paman atau saudara lainnya bisa melakukan perbuatan tidak senonoh, apalagi orang lain,” kata Wahyu, kepada wartawan koran ini, Sabtu(30/6).

Ditambahkannya, kasus perbuatan amoral itu banyak terjadi pada anak dibawa umur, dan kejadian terjadi dengan berbagai cara, seperti berawal lewat Media Sosial (Medsos) dan lainnya. Untuk itu diimbau kepada pengguna Medsos untuk lebih berhati-hati supaya tidak tertipu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Wahyu mengakui, sekarang ini banyak sekali anak menjadi korban pemerkosaan dan pencabulan. Bukan anak perempuan saja menjadi korban pemerkosaan dan pencabulan. Anak laki-laki bisa juga jadi korban pencabulan atau korban kelainan seksual.(04)

Rekomendasi Berita