oleh

Empat Parpol Besar Terancam Tidak Ikut Pileg

“Masih ada kesempatan untuk Parpol yang belum memenuhi ambang batas minimum, untuk melengkapi kekurangan. Kami, dari KPU Kabupaten Musi Rawas, siap melakukan pendampingan mengenai hal ini,”kata Divisi Hukum KPU Kabupaten Musi Rawas, M Hidayat.

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Empat Partai Politik (Parpol) terancam tidak ikut Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Pasalnya, ke empat Parpol ini tidak memenuhi ambang batas minimal jumlah keanggotaannya, yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Musi Rawas, yakni 408 orang. Ini berdasarkan hasil verifikasi faktual penelitian administrasi keanggotaan Parpol yang sudah dilakukan KPU Kabupaten Musi Rawas. Adapun, empat Parpol yang dimaksud yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Gerindra, Partai Hanura dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Divisi Hukum KPU Kabupaten Musi Rawas, M Hidayat mengatakan kalau ke empat Parpol tersebut diwajibkan untuk melengkapi kekurangan ambang batas minimum yang sudah ditetapkan, yakni mulai tanggal 18 November hingga 1 Desember. Sebab, kalau itu tidak dilakukan untuk wilayah Kabupaten Musi Rawas, baik PPP, Gerindra, Hanura dan PAN, dinyatakan tidak memenuhi syarat.

“Masih ada kesempatan untuk Parpol yang belum memenuhi ambang batas minimum, untuk melengkapi kekurangan. Kami, dari KPU Kabupaten Musi Rawas, siap melakukan pendampingan mengenai hal ini,”kata M Hidayat, Jumat (17/11).

Menurut Hidayat, sebenarnya baik itu PPP, Gerindra, Hanura dan PAN, saat pendaftaran sudah melampaui ambang batas minimum yang sudah ditetapkan. Hanya saja, saat dilakukannya penelitian administrasi keanggotaan ada yang tidak memenuhi syarat. Seperti, PPP saat pendaftaran menyerahkan 433 orang keanggotaan Parpol, tapi setelah dilakukan penelitian administrasi ada 49 anggotanya yang tidak memenuhi syarat, dengan rincian 17 orang keangotannya ganda dengan Parpol lain dan 32 orang KTP/KK tidak sinkron dengan yang ada di sistem informasi Parpol. Kurang, 24 orang anggota lagi untuk dianggap memenuhi syarat.

Kemudian, untuk Partai Gerindra menyerahkan keanggotannya sebanyak 495 orang, tapi yang memenuhi syarat hanya 289 orang, sedangkan yang 203 tidak memenuhi syarat, dikarenakan 15 orang ganda dengan Parpol lain, dan 185 orang data KTA/KTP tidak sinkron dengan yang ada di Sipol. Kurang, 119 anggota lagi untuk dianggap memenuhi syarat.

Partai Hanura, menyerahkan 515 orang keanggotaannya. Tapi, yang memenuhi syarat hanya 290 orang, kurang 118 orang anggota lagi untuk dianggap memenuhi syarat. Selanjutnya, untuk PAN saat pendaftaran menyerahkan 424 orang keanggotannya, tapi yang memenuhi syarat hanya 274. Artinya, PAN kurang 134 orang keanggotaan untuk dianggap memenuhi syarat.

Sementara, untuk Parpol lainnya sudah dianggap memenuhi syarat, seperti Partai Solidaritas Indonesia (PSI), jumlah anggota yang memenuhi syarat sebanyak 500 orang. Partai Golkar, ada 1388 orang pengurus yang memenuhi syarat. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), ada 421 orang pengurus yang sudah memenuhi syarat. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), terdapat 546 orang pengurus yang sudah memenuhi syarat. Perindo, terdapat 693 orang pengurus yang sudah memenuhi syarat. Partai Berkarya, ada 422 orang yang sudah memenuhi syarat. Partai Keadilan Sejahtera (PKS), ada 506 orang pengurus yang sudah memenuhi syarat. Partai NasDem, ada 535 orang pengurus yang sudah memenuhi syarat dan Partai Demokrat, ada 1578 orang pengurus yang memenuhi syarat.

Terpisah, Divisi Hukum KPU Kota Lubuklinggau Lukman Hakim mengatakan kalau pihaknya sudah melakukan penelitian terhadap 14 Parpol yang sudah mendaftar ke KPU Kota Lubuklinggau. Namun, hanya 13 Parpol yang dilakukan penelitian administrasi keangotannya, karena PSI tidak menyerahkan berkas keanggotannya, dari 13 Parpol itu semuanya memenuhi syarat seperti Perindo dengan jumlah kepengurusan yang memenuhi syarat 926 orang. Partai Golkar 846 orang, PDIP 281 orang, Partai NasDem 667 orang, PPP 523 orang, PAN 640 orang. PKS 269 orang, Partai Berkarya 308 orang, Partai Hanura226 orang, Partai Demokrat 322 orang, PKB 277 orang, Partai Gerindra 403 orang dan Partai Garuda 256 orang.

“Khusus untuk PBB, Partai Idaman dan PKPI menunggu petunjuk selanjutnya. Jadi, khusus untuk PBB walaupun berkas keanggotaannya sudah daftarkan, berita acara hasil pemeriksaan belum kita berikan, karena masih menunggu petunjuk,” jelasnya. (11)

Komentar

Rekomendasi Berita