oleh

Empat Orang Pemilik 19.100 Butir Ekstasi Dituntut 18 Tahun Penjara

LINGGAU POS ONLINE – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sumar Hetri SH dan JPU Rahmawati SH menuntut empat orang terdakwa kepemilikan 19.100 butir ekstasi, masing-masing 18 tahun penjara.

Tuntutan itu dibacakan JPU dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Lubukinggau Rabu (11/9/2019).

Keempat terdakwa adalah Sofian alias Unyik, Hendra Riyadi, Hendriansyah dan Andi Sinaga, semuanya berasal dari Kota Medan, Sumatera Utara.

“Menyatakan, bahwa keempat terdakwa telah terbukti sah bersalah karena telah melanggar program pemerintah dalam pemusnahan narkotika, yang mana keempat terdakwa telah memiliki, mengkonsumsi, menyimpan, maupun mengedarkan narkoba,” jelas Tim JPU.

JPU menyatakan keempat terdakwa telah melanggar Pasal 114 ayat (2)Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang (UU) No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, masing-masing dituntut 18 tahun penjara, dengan subsider enam bulan diganti denda Rp 1 miliar.

Pembaacan tuntutan yang langsung dibacakan dihadapan, Ketua Majelis Hakim yang di pimpin oleh Dian Triastuty SH didampinh anggota hakim Tatap Situngkir SH dan Syahreza Papelma SH, dengan Panitera Pengganti (PP) Emi Huzaimah SH.

Seusainya pembaacan tuntutan, ketua majelis hakim Dian menanyakan kepada keempat terdakwa yang duduk dikursi persakitan, “Terdakwa sudah mendengar tuntutan yang cukup tinggi, dengan hal itu, kami dari majelis meminta untuk pernyataan Pledoinya tertulis, terserah mau di tulis sendiri atau diwakili oleh kuasa hukumnya,” kata Hakim Dian.

Kemudian keempat terdakwa yang telah mendengar tuntutan dijatuhkan hanya bisa tertunduk lesu, dan mengangguk tanda setuju saat majelis hakim menanyakan Pledoinya, begitu pun dengan Kuasa hukum Darmansyah SH dan Ilham SH senada tanda setuju atas permintaan Majelis.

Kemudian Ketua Majelis hakim Dian pun mengetuk tanda sidang ditunda hingga Rabu (18/9/2019) pekan depan dengan agenda pembelaan atau Pledoi dari keempat terdakwa.(*)

Laporan Gery Cipta Sebangun

Rekomendasi Berita