oleh

Empat Lawang Peringkat 1 Rawan Pilkada

LINGGAU POS ONLINE, EMPAT LAWANG – Pasca Kejadian bentrok antar Timses Pasangan Calon (Paslon) Bupati, Kabupaten Empat Lawang masuk peringkat pertama sebagai kabupaten rawan konflik Pilkada. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Empat Lawang H Syahril Hanafiah saat menyampaikan sambutan dalam pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong ke-XV di aula Hotel Kito, Senin (25/6).

Padahal sebelumnya dikatakan Syahril, Kabupaten Empat Lawang berada pada peringkat ke tujuh secara nasional, dan sempat turun peringkat ke 11. Sayangnya setelah kejadian bentrok, naik lagi ke peringkat 1 secara nasional.

Untuk itu, ia meminta kepada Kepala Desa (Kades) dan Camat serta seluruh masyarakat, sepakat menerima siapa yang menang nanti dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Jangan ada keributan usai pemilihan.

“Kades harus bisa meredam masyarakat dan sepakat siap menerima siapa saja nanti yang menang, termasuk Camat,” tegasnya.

Tidak hanya itu saja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kabupaten Empat Lawang diingatkan kembali untuk netral, tidak boleh mendukung ataupun mengajak karena hakikatnya ASN tidak ada kaitannya dengan kegiatan politik.

Syahril menambahkan, pasukan TNI dan Polri sudah mulai standby di wilayahnya, untuk ikut menjaga pelaksanaan Pilkada Kabupaten Empat Lawang yang aman. Bahkan Polres sudah mulai memetakan personil untuk masing-masing kecamatan.

“Mari kita jaga bersama pelaksanaan Pilkada Empat Lawang aman dan damai, serta tidak ada keributan,” ajaknya.

* Gandeng SRMC Untuk Hitung Cepat

SELAIN itu ada yang berbeda di Pilkada serentak tahun 2018, di Kabupaten Empat Lawang. Pesta demokrasi kali ini, di warnai perhitungan cepat quick qount, artinya tidak harus menunggu perhitungan manual masyarakat sudah bisa mendapatkan informasi dari lembaga survei mengenai pemenangan pilkada yang dilaksanakan pada Rabu (27/6).

Pasalnya, KPU Kabupaten Empat Lawang saat penghitungan suara nanti bekerja sama dengan lembaga survei Syaiful Mujani Research and Consulting (SRMC).

Ketua KPU Empat Lawang, Mobius Alhazan SP membenarkan ada lembaga survei yang melakukan koordinasi dan mengajukan izin, atas nama Syaiful Mujani Research and Consulting (SRMC), yang beralamatkan di Jakarta pusat. Sesuai ketentuan, lembaga survei ini diizinkan melakukan kerjanya, setelah memenuhi ketentuan dan menyatakan siap mengikuti aturan.

SRMC diminta tidak melakukan keberpihakan yang menguntung dan merugikan peserta pemilu, tidak mengganggu proses penyelenggaraan tahapan pemilih, meningkatkan partisipasi, mendorong suasana kondusif bagi penyelenggara pemilu yang aman, damai, tertib dan lancar. Serta tentunya, SRMC diminta benar-benar melakukan metode ilmiah, melaporkan sampling, sumber dana, jumlah responden tanggal, tempat melaksanakan perhitungan cepat.

“SRMC diwajibkan melaporkan hasil kegiatan kepada KPU kabupaten Empat Lawang, paling lambat 15 hari setelah perhitungan cepat atau quick qount,” jelas Mobius.

Hasil hitungan cepat lembaga survei diingatkannya kembali bukan acuan, data yang diterima dan ditampilkan di media masa oleh lembaga survei hanya sebatas informasi dan sebagai bentuk partisipasi masyarakat.

“Data yang sah hanya dikeluarkan KPU Empat Lawang sebagai lembaga resmi penyelenggara dan baru akan dikeluarkan setelah hasil pleno yang diagendakan tanggal 4-8 Juli 2018 mendatang,” ungkapnya. (10)

Rekomendasi Berita