oleh

Empat Film Horor Tembus 1 Juta Penonton Raih Rekor MURI

JAKARTA – Film horor semakin menggeliat, bukan tanpa alasan, lantaran penonton Indonesia sangat menyukai film horor. Inilah yang mendorong Hitmaker Studio untuk terus memproduksi film-film horor berkualitas untuk pecinta film lokal.

Hitmaker studio merupakan sebuah rumah produksi (PH) film yang banyak memproduksi film genre horor. Hitmaker telah membuat sekitar 11 film yakni Rumah Kentang (2012), 308 (2013), Mall Klender (2014) Rumah Gurita (2014) Tarot (2015) Sunshine Becomes You (2015), The Doll (2016), The Doll 2 (2017), Mata Batin (2017), Sabrina (2018), Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018), Mata Batin 2 (2019).

Rocky Soraya berhasil mengangkat film horor Indonesia menjadi film horor bermutu dan layak ditonton. Terbukti empat film horor yang ia sutradarai sekaligus produser meraih penonton terbanyak.

Empat film yang dimaksud adalah “The Doll 2” 1,2 juta penonton, “Mata Batin” 1,2 juta penonton, “Sabrina” 1,3 juta penonton dan “Suzzanna: Bernapas dalam Kubur” meledak dengan 3,3 juta penonton.

Dengan melihat prestasi itu, maka Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan sertifikat kepada Rocky Soraya sebagai sutradara pertama yang meraih rekor 4 film berturut-turut dengan penonton di atas 1 juta orang. Sertfikat diberikan langsung oleh Direktur Utama MURI, Jaya Suprana, di sela sela Gala Premiere film Mata Batin 2 I studio Senayan City XXI, Jumat (11/1).

“Anda menorehkan sejarah baru di Nusantara karena Anda orang pertama yang menyutradarai sekaligus memproduksi film dan berhasil mendapatkan lebih dari 1 juta penonton tidak hanya satu, tapi empat film berturut-turut. Ini tidak pernah terjadi, karena biasanya hanya ada satu judul lalu sudah,” ujar Jaya Suprana sebelum menyerahkan penghargaan kepada Rocky Soraya.

Ketika ditanya jika suatu saat ada yang menembus angka di atas 1 juta penonton penghargaan ini diganti, Jaya Suprana menampik hal tersebut. Ia mengatakan bahwa penghargaan tidak bisa dicabut.

“Peghargaan ini abadi. Karena disebutkan sutradara pertama yang berhasil meraih rekor di atas 1 juta penonton untuk empat film berturut turut,” katanya.

Kendati demikian rekor yang disabet Rocky belum menjadi rekor dunia. Karena ternyata ada sutradara asal Nigeria yang sudah lebih dulu mencatatkan diri sebagai sutradara pertama yang mana lima filmnya menembus di atas 1 juta penonton.

Dengan jujurnya Rocky mengutarakan bahwa ide penghargaan MURI ini merupakan buah usaha dari bagian marketing Hitmaker menghubungi MURI. Rocky pun tidak menyangka lewat tangan dinginnya ia bisa menarik banyak penonton. Dengan prestasi yang ia capai, menjadi tantangan bagi Rocky untuk bergerak dinamis.

“Saya sendiri tidak menyangka bahwa saya sudah sejauh ini. Saya bersyukur bahwa film saya disukai banyak orang. Tantangannya saya harus buat film yang lebih bagus dan disukai lebih banyak orang,” ujarnya.
“Mudah-mudahan ini memacu saya untuk menghasilkan film yang bagus. Mudah-mudahan perfilman Indonesia lebih baik,” kata Rocky.

Empat kali berturut-turut membuat film dengan penonton terbanyak bukan tanpa strategi yang matang. Namun ketika ditanya apakah ia sudah mengetahui formula atau rumus untuk membuat film yang disukai banyak penonton di Indonesia, Rocky menepis hal itu.

Bagi Rocky ia hanya berusaha membuat film terbaik dengan harapan mendapat hasil yang baik pula.

“Saya hanya ingin membuat film yang baik. Dengan Perencanaan yang baik. Didukung tim yang baik. Pemain yang baik. Hasilnya semoga baik,” katanya.

Hitmaker baru saja merilis film horor terbarunya yang berjudul “Mata Batin 2”. Lagi-lagi film ini disutradarai Rocky Soraya sekaligus produser. Film yang dibintangi oleh Jessica Milla, Jeremy Thomas, Shopia Latjuba, Nabila Ayu dan Citra Prima ini mulai tayang pada 17 Januari 2018.(dim/din/fin)

Rekomendasi Berita