oleh

Elektabilitas NanSuko Sangat Dominan 62,8 Persen

Hasil Survei Charta Politika

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Tingkat elektabilitas Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota nomor urut 2, H SN Prana Putra Sohe-H Sulaiman Kohar (NanSuko) jauh melesat melampaui rivalnya yaitu 62,8%.

Posisi kedua Paslon nomor 3 Rustam Effendi-Riezki Aprilia (RR) 20,0% disusul kemudian oleh pasangan nomor 1 Toyeb Rakembang–Sofyan 1,8%. Responden yang belum menentukan pilihan sebanyak 15,5%.

“Hal Ini menunjukkan elektabilitas Paslon SN Prana Putra Sohe– Sulaiman Kohar sangat dominan dan meninggalkan jauh lawan-lawannya,” kata Manager Riset Charta Politika, Ardha kepada Linggau Pos, Kamis (19/4).

Menurut Arda Charta Politika Indonesia menyelenggarakan survei preferensi politik masyarakat Kota Lubuklinggau menjelang pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kota Lubuklinggau 2018.

Pengumpulan data dilakukan pada 6-11 April 2018 melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur.

Jumlah sampel sebanyak 400 responden, yang tersebar di delapan kecamatan di Kota Lubuklinggau yakni Lubuklinggau Barat I, Lubuklinggau Barat II, Lubuklinggau Selatan I, Lubuklinggau Selatan II, Lubuklinggau Timur I, Lubuklinggau Timur II, Lubuklinggau Utara II, dan Lubuklinggau Utara II.

Survei ini menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ± (4,9%) pada tingkat kepercayaan 95%.

“Dalam survei ini, Charta Politika menemukan beberapa temuan menarik yakni 84,8% masyarakat yang mengaku puas terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau di bawah kepemimpinan NanSuko tergolong tinggi,” tambahnya.

Jumlah masyarakat yang menginginkan SN Prana Putra Sohe untuk terpilih kembali 66,5%. Dari elektabilitas top of mind (pertanyaan terbuka), elektabilitas SN Prana Putra Sohe berada di atas rivalnya 55,5%.

Sementara Rustam Effendi memperoleh 15,3% dan Toyeb Rakembang 2,0%. Terdapat 24,7% masyarakat yang menyatakan tidak tahu/tidak jawab.

NanSuko unggul di delapan kecamatan di Kota Lubuklinggau. Di dua kecamatan yaitu di Lubuklinggau Selatan I dan Lubuklinggau Timur II NanSuko sangat dominan mengungguli pasangan lainnya.

Berkaitan dengan pelaksanaan Pilgub Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), masyarakat Lubuklinggau menjatuhkan pilihannya pada pasangan Dodi Reza Alex Noerdin – Giri Ramandha Kiemas (41,0%) unggul atas pasangan Herman Deru – Mawardi Yahya (20,3%), Syaifudin Aswari Rifai–Irwansyah Sofyan (8,5%) dan Ishak Mekki – Yudha Pratomo Mahyudin (4,3%).

***Peta Kekuatan Bisa Berubah

Sementara Pengamat Politik asal Bumi Silampari, Ngimadudin menjelaskan kalau hasil survei belum bisa jadi ukuran pemenang Pilkada. Sebab, banyak survei malah memutarbalikkan, salah satu contoh yang paling besar dalam menangnya Donal Trump atas Hilary Clinton dalam pemilihan Presiden Amerika Serikat. Padahal, berdasarkan hasil survei Hilary Clinton jauh di atas Donal Trump.

“Ini harus jadi pembelajaran untuk semua kandidat, kalau peta kekuatan bisa berubah sewaktu-waktu, dengan metode yang bermacam-macam. Bahkan, dalam tiga hari saja peta politik bisa berubah,” jelas Ngimadudin,Kamis (19/4).

Jadi, dilanjutkan Ngimanudin khusus untuk kandidat yang memiliki survei tertinggi, jangan dijadikan kebanggaan. Kemudian, untuk kandidat yang hasil surveinya masih rendah, jangan berkecil hati karena waktu berjuang masih sangat panjang.

“Perjuangan akan terus berlanjut sampai hari pemilihan, artinya peta politik masih bisa berubah. Intinya, harus gencar lakukan sosialisasi visi dan misi sesuai dengan harapan masyarakat, mengenai apa-apa saja program yang akan dilakukan lima tahun kedepan,” ungkapnya.

Kemudian, para kandidat harus jeli dalam menangkap isu yang berkembang di masyarakat, dengan terus memantau kebutuhan masyarakat yang sifatnya mendesak.

“Teruslah berjuang dan berusaha, sampai waktu pelaksanaan Pilkada,”sarannya. (rls/05/01)

Rekomendasi Berita