oleh

Ekstrakulikuler Hizbul Wattan SMA Muhammadiyah

Hi… Smarters, minggu ini kita akan bahas ekstrakurikuler yang sedikit berbeda dari biasanya nih. Ekstrakulikuler, yang jarang kita dengar pada kebanyakan sekolah, tapi tidak kalah keren dengan ekstrakulikuler lainnya.

Yups… Namanya ekstrakulikuler Hizbul Wattan. Kali ini, kita akan menyimak kegiatan, yang dilakukan di ekstrakulikuler yang satu ini teman-teman.

Hizbul Wattan adalah kepanduan, yang dibentuk oleh Muhammadiyah yang memiliki arti cinta tanah air.

“Hampir sama dengan Pramuka, tetapi yang membedakannya, Hizbul Wattan lebih banyak ke ajaran Islamnya.  Materinya pun hampir sama dengan Pramuka yaitu tali temali, bongkar pasang tenda, PBB dan yel-yel,” jelas Ilmi, Ketua Ekstrakurikuler SMA Muhammadiyah Lubuklinggau.

Ekstrakurikuler Hizbul Wattan atau disingkat H, SMA Muhammadiyah Lubuklinggau ini, memiliki anggota laki-laki 10 orang dan anggota perempuan 16 orang, dibina oleh Bapak Ramanda Dafitri.

Bagaimana sistem latihannya?

“Kami latihan setiap Minggu. Sesudah apel, kami diberikan materi di lapangan, yang biasanya materi diberikan oleh pembina  atau diisi oleh saya sendiri,” ungkap Ketua Ekstrakurikuler Hizbul Wattan SMA Muhammadiyah Lubuklinggau ini.

Apa ada agenda khusus di HW ini?

“Kami ada pembayatan anggota baru, pembaretan, perkemahan ta’aruf (Perkemahan perkenalan tingkat penghela antar daerah) dan jambore. Untuk pembaretan sendiri itu, seperti kegiatan yang dilakukan oleh anggota laki-laki saat pengambilan baret hijau atau baret merah yang umumnya baret ini dipakai di kepala sebagai anggota laki-laki,” sambung Ilmi.

Mereka juga, para anggota ekstrakulikuler HW pernah melakukan perkemahan di wilayah PUT, Lahat, Bengkulu, Palembang, Yogyakarta, dan Solo. Ya, ekstrakulikuler ini memang sedikit mirip dengan ekstrakulikuler Pramuka pada umumnya, tetapi yang membedakan dipemateriannya. Mereka juga setelah latihan diwajibkan untuk melaksanakan salat dan baca Alquran bersama.

Ya Smarters, agama sangatlah penting untuk kita semua. Terlebih lagi, jika ada ekstrakurikuler yang juga menekankan unsur agama di dalamnya.

Bagaimana respon  sekolah terhadap ekstrakulikuler ini?

“Alhamdulillah responnya baik terhadap ekstrakulikuler ini,” tutup Ilmi.

Manfaat yang diberikan juga sangat berguna untuk kita kedepannya juga. Selalu bersemangat untuk mengembangkan bakat yang kita punya, untuk nantinya di salurkan di tempat yang tepat, Smarters. Happy weekend! (s3)

Komentar

Rekomendasi Berita