oleh

Eksekutor Pembunuh Sadis Menyerah

Buron Dua Minggu

LINGGAU POS ONLINE, JAYALOKA – Masih ingat kasus pembunuhan terhadap Koni (49). Korban tewas dengan luka bacok di bagian kepala dan tembak di bagian dadanya di pondoknya oleh Orang Tidak Dikenal (OTD) sekitar pukul 22.00 WIB pada Jumat (8/12) lalu.

Ternyata, eksekutor pembunuh sadis itu adalah Sudirman (37). Tersangka merupakan warga Pal 10, Dusun Suka Cinta RT 10, Kelurahan Marga Tunggal, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas. Mirisnya Sudirman tidak lain masih satu daerah dengan korban Koni.

Sekedar diketahui, tersangka Sudirman sempat melarikan diri hampir 14 hari atau dua minggu. Akhirnya tersangka Sudirman menyerahkan diri. Kebetulan tersangka saat itu sedang berada di Jalan Lintas (Jalinsum) Desa Kebur, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK), Kabupaten Musi Rawas sekitar pukul 09.00 WIB, Sabtu (23/12).

“Perbuatan tersangka diduga karena sempat berkelahi, akibat mencuri seng milik Koni hingga akhirnya Koni terbunuh oleh tersangka,” kata Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kaposek Jayaloka, AKP Al Busro, Sabtu (23/12).

Al Busro menyebutkan tersangka diringkus bermula laporan dari warga dan Kades Sidodadi, Eri Efendi (35) jika tersangka ingin menyerahkan diri.

Saat itu infonya posisi tersangka Sudirman berada di Jalinsum Desa Kebur, Kecamatan TPK untuk menyelamatkan diri. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Dari informasi, warga dan Kades kami langsung menuju lokasi dan mengamankan tersangka. Saat ditahan, tersangka mengalami luka bekas bacokan di bagian kepala sebelah kiri sepanjang lebih kurang 25 Cm dengan kondisi 20 jahitan. Diduga luka bacok bekas berkelahi dengan korban sebelumnya,” jelas Al Busro.

Lebih lanjut, Al Busro menyebutkan sekitar pukul 21.00 WIB, Jumat malam (8/12) di Kebun Kancil atau milik Abu Husin Pal 11, Dusun Suka Cinta, Kelurahan Marga Tunggal, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas.

Dari informasi diperoleh, korban dan anaknya melakukan pengintaian terhadap tersangka pencurian. Pasalnya beberapa minggu sebelumnya korban kehilangan seng yang terpasang sepanjang lebih kurang 200 meter. Seng itu terpasang di sekitar pondok korban.

“Tidak beberapa lama melakukan pengintaian, korban memergoki tersangka diduga akan kembali mencuri,” beber Al Busro.

Kembali Al Busro menjelaskan, akan tetapi saat dipergoki korban hingga tersangka melakukan perlawanan. Sampai-sampai terjadi perkelahian antara kedua korban dan tersangka. Yang mengakibatkan korban mengalami luka bacok di bagian kepala dan luka tembak di bagian dada. Sehingga meninggal dunia di lokasi.

Keesokan hari sekitar pukul 06.00 WIB, Sabtu (9/12) ketika Istri korban, Yeni yang akan berangkat ke ladang.

“Menemukan suaminya berada di pinggir jalan tidak jauh dari pondok korban dalam kondisi luka dan sudah tidak bernyawa. Di sekitar pondok di temukan anak korban, Tanti (8) dalam kondisi troma karena menunggu ayahnya,” ungkap Al Busro.(16)

Berita Terkait : Pengakuan Tersangka Sudirman

Komentar

Rekomendasi Berita