oleh

Eks Gedung DPRD Mura Disewa Unmura

Pembantu Ketua III Unmura, Hermanto
“Rencananya, kalau Pak Bupati pindah ke gedung baru di Muara Beliti Agropolitan Centre, maka satu kompleks perkantoran Pemkab Musi Rawas di Air Kuti itu diserahkan ke Unmura ….”

LINGGAU POS ONLINE, AIR KUTI – Universitas Musi Rawas (Unmura) berdiri tahun 1993. Tentang sarana, Unmura masih memanfaatkan posisi strategis bangunan Eks Kantor Pemkab Musi Rawas (Mura).

“Tahun akademik 2017/2018 ini, kami menyewa 23 bangunan di Eks Kantor Pemkab Musi Rawas. Dan akan ditambah lagi sewa Eks Gedung DPRD Musi Rawas, sistem sewa juga. Kami dapat Hak Guna Bangunan (HGB),” jelas Rektor Unmura melalui Pembantu Rektor III, Hermanto kepada Linggau Pos, Rabu (24/1).

Sementara untuk Auditorium Pemkab Musi Rawas, kata Hermanto masih menunggu kepindahan bupati.

“Rencananya, kalau Pak Bupati pindah ke gedung baru di Muara Beliti Agropolitan Centre, maka satu kompleks perkantoran Pemkab Musi Rawas di Air Kuti itu diserahkan ke Unmura,” terangnya.

Menurut Hermanto, selain menyewa gedung tersebut, Yayasan Pendidikan Tinggi Bumi Silampari juga akan segera membangun kampus untuk Unmura.

“Letaknya di Kecamatan Muara Beliti, sekitar 5,5 hektare. Tanah tersebut telah dihibahkan oleh Pemkab Musi Rawas ke Yayasan Pendidikan Tinggi Bumi Silampari,” jelasnya.

Untuk yang di Muara Beliti, lanjutnya, sekarang masih persiapan lahan-lahan.

“Karena ada juga opsi untuk Unmura bisa membangun kampus di Petanang di lahan seluas 2 hektare, sebelah SLBN Lubuklinggau. Namun, soal serah terima tanahnya belum clear dengan Yayasan. Apa sudah diserahkan atau belum. Dulu sebelum pemekaran Lubuklinggau, pondasi dan tiang panjang sudah dibangun. Karena ada pemisahan Kota Lubuklinggau dengan Kabupaten Musi Rawas, jadi pembangunan itu mandek,” jelasnya.

Sebenarnya, kata Hermanto, secara resmi tanah di Petanang ini sudah diserahkan ke Yayasan Pendidikan Tinggi Bumi Silampari. Namun, apakah statusnya jadi aset yang diserahkan ke Kota Lubuklinggau, atau aset milik Yayasan Pendidikan Tinggi Bumi Silampari langsung.

Memang, Hermanto mengakui, jika dibangun di Petanang, posisinya jauh lebih strategis. Sangat mudah menjangkau mahasiswa dari Muratara, Musi Rawas maupun Lubuklinggau.

Tanah ketiga yang juga bisa jadi cikal bakal pendirian Gedung Kampus Unmura adalah aset yang ada di Desa Rahma, seluas lebih kurang 7,9 hektare. Menurut Hermanto soal diserahkan ke siapa lahan ini belum clear. (05)

Komentar

Rekomendasi Berita