oleh

Edi Sukamto Akan Lapor ke APH

Soal Ijazah Palsu

LINGGAU POS ONLINE, KARANG ANYAR – Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), H Edi Sukamto akan laporkan dua oknum ke Aparat Penegak Hukum (APH). Karena dirinya merasa ditipu atas penyalahgunaan paket ijazah yang terakhir diketahui palsu.

“Saya sudah menerima dengan ikhlas soal Pergantian Antar Waktu (PAW). Namun, ia merasa dirugikan,” jelas Edi Sukamto, Selasa (20/3).

Anggota DPRD Kabupaten Muratara yang terpilih di Daerah Pemilihan (Dapil) V tahun 2014-2019 ini menjelaskan, setelah berjalan tahun keempat, tepatnya 16 Februari 2018 lalu dirinya digantikan oleh Isa Ansori. Lantaran diduga melakukan penyalahgunaan paket ijazah B dan C.

“Jujur ya saya sungguh tidak tahu menahu kalau paket ijazah tersebut palsu. Maka dari itulah, karena merasa dirugikan karena nama baik saya tercemar, saya berencana segera melaporkan kedua oknum yang dimaksud yakni, Amrul MN dan Efran salah satu PNS di Kabupaten Musi Rawas,” jelasnya.

Edi Sukamto memastikan, secara pribadi menerima pergantian tersebut sebagaimana peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku.

“Aku juga pada Rapat Badan Musyawarah (Banmus), Februari 2018 lalu sudah menerima PAW, karena kesalahan atas penggunaan ijazah, tapi itu di luar sepengetahuan aku, karena aku tahunyo itu asli, sebagaimana yang disampaikan beduo oknum tuh,” terangnya.

Dijelaskannya, kalau pada tahun 2014 lalu sebelum pencalonan, dirinya bertemu Amrul MN yang menawarkan bantuan untuk mengurus paket Ijazah B dan C, atau sebagai perantara dan selanjutnya Amrul dibantu Efran PNS Kabupaten Musi Rawas.

“Sekarang terungkap, dan aku jadi korban dan merasa dizalimi, karena aku bukan sengaja menggunakan ijazah palsu tersebut, jadi aku akan melaporkan kedua oknum tersebut ke Pidsus Polres Musi Rawas, agar jangan sampai ada korban yang lainnya,” ucap dia.

Edi Sukamto menambahkan, secara pribadi berterima kasih atas kesempatan yang mengabdi di legislatif kurang lebih 4 tahun terakhir. Begitu juga kepada seluruh anggota legislatif, Sekretariatan dan para mitra kerja dirinya mohon maaf mungkin selama menjabat ada kata dan perbuatan yang kurang pantas selama bersama-sama.

“Kepada seluruh anggota DPRD yang ada sekarang terus berbuat membangun kabupaten untuk lebih baik untuk membangun Kabupaten Muratara, begitu juga saudara Isa Ansori, saya mengucapkan selamat bekerja, selamat berbakti untuk masyarakat Kabupaten Muratara, dengan menjadi contoh yang baik,”sebutnya.

Selain itu, Edi Sukamto mengucapkan terima kasih kepada masyarakat pendukung saya, di Dapil V. Khususnya desa Karang Anyar dan Karang Waru. Atas kepercayaannya dalam mengantarkan ke kursi legislatif dan permohonan maaf tidak sampai selesai.

“Yakinlah 2019 kita akan berjuang kembali, ” kata Edi Sukamto yang optimis, masyarakat masih bersamanya.

Lebih lanjut, Edi Sukamto mengingatkan kepada Badan Anggaran (Banggar) agar pembangunan aspirasi masyarakat di Desa Karang Anyar dan Desa Karang Waru untuk tetap direalisasikan, karena itu sudah dibahas dan disepakati.

“Saya ingatkan, hak aspirasi yang sudah diketok jangan dihilangkan. Apabila tidak terlaksana karena diubah dewan atau dinas, maka saya bersama-sama masyarakat akan mendatangi dinas dan gedung DPRD Kabupaten Muratara,” pesannya. (12)

Rekomendasi Berita