oleh

Dusun Sri Pengantin Juara Dua API 2020

LINGGAUPOS.CO.ID- Dusun Sri Pengantin, Desa Pasenan Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, terpilih menjadi Juara dua dalam acara Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2020 kategori destinasi unik terpopuler. Penerima API ini diumumkan saat malam puncak acara API di Inaya bay Komodo, Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur.

BERSAMA – Bupati Mura Hj Ratna Machmud Amin, foto bersama Kepala Disbudpar Mura Syamsul Joko Karyono, Kabag Prokofim Mura Dicky Zulkarnain, Plt Kepala Dinas PU CK TRP Ardi Irawan, Moch Al Amin dan Misba serta pejabat lainnya usai menerima penghargaan.

Sedangkan juara pertama diraih oleh Museum Tsunami Kota Banda Aceh dan juara ketiga diraih oleh Sungai Tamborasi Kabupaten Kolaka.

Persentase jumlah suara untuk Dusun Sri Pengantin 38 persen, sementara Museum Tsunami Kota Banda Aceh yang mendapat suara 47 persen, sedangkan Sungai Tamborasi hanya 6 persen.

Bupati Mura Hj Ratna Machmud Amin, foto bersama Kepala Disbudpar Mura Syamsul Joko Karyono, Kabag Prokofim Mura Dicky Zulkarnain, Plt Kepala Dinas PU CK TRP Ardi Irawan dan pejabat lainnya, saat menghadiri acara Anugerah Pesona Indonesia di Labuan Bajo.

Bupati Mura Hj Ratna Machmud Amin yang hadir saat malam puncak penganugerahan mengaku sangat senang telah diundang ke Labuan Bajo, dan menerima penghargaan desa terunik. Ia berharap event-event seperti yang sudah dilakukan ini terus berlangsung.

Sementara saat acara, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno dalam sambutan secara virtual mengatakan API merupakan ajang nasional untuk memberikan apresiasi terbesar kepada industri pariwisata Indonesia.

TERIMA – Bupati Mura Hj Ratna Machmud Amin menerima piala juara kedua destinaai wisata terunik, dari Staf Ahli Menteri LHK Prof Winarni Monoarfa.

Dipaparkan suami dari Nur Asia Uni ini bahwa Terdapat 34 juta tenaga kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di seluruh Indonesia, yang terdampak Pandemi Covid 19.

Namun, Sandi mengajak semuanya harus tetap optimis dan survive serta bertahan, mencari peluang dan menjadi pemenang.

Bupati Mura Hj Ratna Machmud Amin, foto bersama Staf Ahli Menteri LHK Prof Winarni Monoarfa dan kepala daerah lainnya penerima kategori distinasi wisata terunik.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kretatif mendorong para pelaku industri parekraf terus bangkit dan menerapkan strategi inovasi, adaptasi dan

3 pilar strategi tersebut diimplementasi dalam berbagai hal, antara lain berinovasi dalam mengembangkan dan mempromosikan destinasi pariwisata indonesia sesuai dengan kebutuhan pasar terkini, dimana memanfaatkan teknologi digital, dan menerapkan protokol kesehatan dalam masa pandemi. Serta berkolaborasi dengan berbagai macam ecommerce.

“Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses, dan saya sangat mengapresiasi acara ini. Berharap hal ini dapat memberikan kontribusi dalam mengembangkan dan mempromosikan pariwisata Indonesia,” ungkapnya.(*)

Rekomendasi Berita