oleh

Duel dengan Korban, Begal Tewas

LINGGAU POS ONLINE, EMPAT LAWANG – Seorang terduga pelaku begal tewas saat beraksi di jalan melintasi kebun kopi, Desa Canggu, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang, Minggu (17/6). Diduga pelaku dihabisi korbannya sendiri.

Kasus ini cukup unik, lantaran korban yang diduga menghabisi satu dari empat pelaku yang hendak membegal dirinya itu belum dapat diungkap polisi. Lantaran korban belum melaporkan kejadian tersebut.

Kasus ini terungkap berawal dari laporan salah seorang pelaku begal ke Polres Empat Lawang, yang mengaku sebagai korban begal.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Agus Setyawan melalui Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, AKP Muhammad Ismail menjelaskan, ungkap kasus pencurian dengan kekerasan sebagaimana yang diatur pada pasal 365 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan tersangka empat orang.

Yakni AYS (18) warga Desa Kembahang Baru Kecamatan Talang Padang, tersangka ini dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Selanjutnya, Ap alias R (20) warga Desa Ulak Mengkudu Kecamatan Tebing Tinggi, RIS (20) warga Desa Gelanggang Kecamatan Tebing Tinggi dan YS (17) warga Desa Kembahang Baru, Kecamatan Talang Padang.

“Ketiganya ditangkap Senin (18/6) dan sedang menjalani proses penyidikan pihak Polres Empat Lawang,” kata AKP Muhammad Ismail, Selasa (19/6).

Menurut Kasat Reskrim, korbannya dua orang, laki-laki dan perempuan namun identitas keduanya sedang didalami karena hingga saat ini korban belum melaporkan diri ke Polres Empat Lawang.

Kronologis pengungkapan kasus berawal, Senin (18/6) sekitar pukul 01.30 WIB datang seorang laki-laki (YS) melaporkan kejadian penodongan.

Setelah diperiksa ada kejanggalan terhadap laporan tersebut, setelah diselidiki ternyata pelapor YS melaporkan laporan palsu yang ternyata si pelapor merupakan salah seorang tersangka dalam kasus Curas penodongan tersebut.

“Kemudian anggota Sat Reskrim Polres Empat Lawang dan Unit Reskrim Polsek Talang Padang melakukan penyelidikan atas kasus ini. Diketahui ternyata ada empat orang pelaku yang terlibat dalam kasus Curas tersebut, satu diantaranya meninggal dunia,” jelasnya.

Selanjutnya, ketiga tersangka dijemput di rumahnya masing-masing. Saat dilakukan penangkapan, ketiganya tidak melakukan perlawanan.

“Ketiganya dibawa ke Mapolsek Talang Padang, guna menjalani pemeriksaan,” lanjutnya.

Dari hasil penyelidikan, mantan Kasatres Narkoba Polres Lubuklinggau ini menjelaskan, kejadian Curas yang menyebabkan salah seorang pelakunya ini tewas dihabisi korbannya ini bermula, saat tersangka Ap datang ke rumah AYS. Kemudian AYS mengajak Ap dan RIS melakukan aksi Curas terhadap 2 orang (pria-wanita) yang dilihat sebelumnya di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dalam perjalanan menuju TKP, ketiga pelaku bertemu dengan YS kemudian juga diajak melakukan aksi kejahatan tersebut.

Selanjutnya keempat tersangka langsung menuju ke TKP untuk menghadang korban, dan ketika korban melintas dengan mengendarai motor jenis Honda Revo warna biru hitam, tersangka AYS langsung menendang motor korban hingga korban terjatuh dari sepeda motornya.

“Kemudian tersangka AP menghampiri korban yang terjatuh untuk merebut motor korban,” terangnya.

Korban melakukan perlawanan dengan menusuk bagian leher tersangka AP dengan pisau, kemudian AP bersama dua kawanannya yang lain melarikan diri dengan berbonceng tiga menggunakan motor Honda Beat milik tersangka. Sementara, tersangka AYS kembali duel dengan korban hingga menyebabkan tersangka AYS meninggal dunia.

“Tersangka yang meninggal dunia dengan mengalami luka tusuk pada bagian punggung belakang, telapak tangan dan jari kaki,” ungkapnya. (10)

Rekomendasi Berita