oleh

Dua Warga Serahkan Senpira

LINGGAU POS ONLINE, EMPAT LAWANG – Maklumat Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Zulkarnain terkait kepemilikan Senjata Api Rakitan (Senpira) kepada masyarakat beberapa waktu lalu, direspon. Sebagian masyarakat Kabupaten Empat Lawang mendapatkan kesadaran untuk menyerahkan senpira kepada pihak kepolisian.

Herman Efendi (40) dan Indra (45) yang merupakan warga Kecamatan Muara Saling Kabupaten Empat Lawang ini menyerahkan senjata api beserta amunisi kepada jajaran Polres Empat Lawang, Jumat (10/11).

Penyerahan tersebut dilakukan bertepatan di hari pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Bayu Dewantoro didampingi Wakapolres Kompol Rizky, dan Danramil Kabupaten Empat Lawang Kapten Sudiyono beserta jajaran, menerima penyerahan satu pucuk senpira laras panjang (kecepek) beserta peluru timah buatan dan senpira laras pendek beserta tiga butir amunisi.

“Bertepatan pada hari pahlawan, kita menerima dua warga yang dengan sukarela menyerahkan Senpira milik mereka. Dan disaksikan oleh jajaran,” ungkap Kapolres Empat Lawang, AKBP Bayu Dewantoro, saat gelar penyerahan Senpira di Mapolres Empat Lawang.

Selain itu, ia juga mengatakan, untuk masyarakat lainnya yang belum menyerahkan senpira, atau amunisi ilegal milik mereka. Secepatnya untuk segera menghubungi petugas kepolisian atau bisa melalui kades-kades. Karena, warga yang menyerahkan senpira secara sukarela tidak akan diproses hukum.

“Kami berterima kasih kepada warga yang sudah menyerahkan senpira kepada kepolisian. Dan yang belum menyerahkan, secepatnya kami tunggu untuk menghubungi pihak kepolisian. Dan dari penyerahan ini, kita sudah memiliki kesadaran untuk saling menjaga daerah kita,” lanjutnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang menyerahkan senpira yakni Herman Efendi mengatakan, ia terdorong untuk menyerahkan senpira miliknya karena sudah ada maklumat dan sosialisasi dari pihak kepolisian. Untuk itu agar dapat mengantisipasi penyalahgunaan senpira miliknya, ia pun dengan segera menyerahkan kepada pihak kepolisian.

“Senjata yang saya gunakan untuk menjaga kebun itu, langsung saya serahkan ke polisi, karena saya beserta warga tempat tinggal saya sudah mendapat sosialisasi tentang bahaya kepemilikan senpira ilegal,” jelasnya.

Dirinya pun mengharapkan, agar masyarakat lain juga bisa menyerahkan senpira kepada pihak kepolisian agar keamanan wilayah Kabupaten Empat Lawang bisa dijaga bersama-sama.

“Saya harap warga lain bisa segera menyusul untuk menyerahkan senpira milik mereka. Agar Empat Lawang ini bisa aman karena dijaga bersama-sama,” jelasnya. (04)

Komentar

Rekomendasi Berita