oleh

Dua Tersangka Curas Dihadiahi Timah Panas

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Dua dari lima tersangka komplotan spesialis curas bersenjata api rakitan (Senpira) berhasil dibekuk tim gabungan tim Buser Unit Polsek Jayaloka. Tim ini di-back up Tim Pidum Satreskrim Polres Musi Rawas (Mura) sekitar pukul 08.00 WIB pada Selasa (31/10).

Identitas dua tersangka Safararudin alias Mun (38), Beni Afriyanto (21) keduanya warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas. Keduanya dihadiahi timah panas di kakinya, karena melakukan perlawanan.

Sedangkan ketiga tersangka lainnya berhasil kabur dan ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) yakni FN, warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi, PN Security PT Dapo, warga Desa Pelawe, Kecamatan BTS Ulu Cecar serta Sl warga Dusun Trans Bingin Desa Sukarena, Kecamatan Suka Karya.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Pambudi melalui Kasat Reskrim, AKP Wahyu Setyo Pranoto mengatakan penangkapan tersangka ketika melakukan aksi curas. Selasa (31/10) sekira pukul 05.30 WIB. Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Dusun Kertayasa, Desa Ciptodadi 1, Kecamatan Suka Karya.

Komplotan spesialis curas berjumlah lima orang. Masuk ke rumah korban mencongkel pintu rumah bagian belakang, lalu membuka pintu rumah korban mengambil handphone Advan Next 5 warna putih silver, celana Jeans Levis pendek warna hitam, handuk warna merah, baju kaos warna biru putih dan sebilah parang.

“Namun, aksi komplotan curas ini diketahui oleh korban. Karena ketahuan aksinya oleh korban tersangka mengancam menggunakan Senpira. Korban tidak melawan dan para tersangka melarikan diri setelah berhasil menjalankan aksinya,” kata Wahyu Setyo Pranoto, Rabu (1/11).

Kasat Reskrim, AKP Wahyu Setyo Pranoto menjelaskan, saat kejadian korban berteriak meminta bantuan warga dan bersama warga mengejar komplotan spesialis curas. Tetapi, saat dikejar salah satu tersangka melepaskan tembakan ke arah kerumunan warga yang mengejar.

Sehingga, komplotan spesialis curas berhasil melarikan diri. Akibatnya, korban mengalami kerugian sebesar Rp 1 juta. Dan korban melaporkan ke aparat kepolisian.

“Setelah mendapatkan laporan dari warga, anggota langsung menuju TKP dan mengejar komplotan spesialis curas bersenpira ke dalam hutan sekitar Kecamatan Suka Karya dan berhasil mengetahui keberadaan tersangka,” jelas AKP Wahyu Setyo Pranoto.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, saat akan dilakukan penangkapan salah seorang tersangka berusaha melawan petugas dengan cara menembakkan Senpira ke arah petugas terjadinya baku tembak.

“Takut terjadi hal tidak diinginkan, anggota berikan tembakan peringatan dan melumpuhkan dua tersangka dan berhasil diamankan beserta satu pucuk Senpira. Sedangkan ketiga pelaku lainnya berhasil melarikan diri,” ucap pria berpangkat balok tiga ini.

Kasat Reskrim, AKP Wahyu Setyo Pranoto memaparkan, selain kedua tersangka kami juga mengamankan satu pucuk Senpira jenis pistol milik tersangka Safarudin dengan dua selongsong peluru kaliber 5.56 milimeter, satu butir amunisi kaliber 5.56 dan tiga handphone merek Nokia milik para tersangka dan satu set alat bongkar rumah.

“Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolres Musi Rawas guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” papar Wahyu sapaannya.

AKP Wahyu menambahkan, untuk diketahui kelima tersangka merupakan spesialis curas bersenpi dan tercatat enam laporan polisi (LP) aksi curas. Empat LP di Polsek Jayaloka yakni LP/B-08/VIII/2017/Sumsel/ResMura/Sek Jayaloka, tanggal 10 Agustus 2017; LP/B-12/IX/2017/Sumsel/ResMura/Sek Jayaloka, tanggal 09 September 2017; LP/B-10/X/2017/Sumsel/ResMura/Sek Jayaloka, tanggal 23 Oktober 2017; dan LP/B-11/XI/2017/Sumsel/Res Mura/Sek Jayaloka, tanggal 31 Oktober 2017 .IMG-20171101-WA0015

Dengan TKP Dusun Kertayasa Desa Ciptodadi I Kecamatan Suka Karya Kabupaten Musi Rawas. Korban yang melapor Soleh (38).

Kemudian dua LP di Polsek Muara Kelingi yakni, LP/B-40/VII/2016/ Sumsel/Res Mura,Ma Kelingi tanggal 19 Juli 2016 terhadap korban Maraono (61) warga Desa SP3 Temuan Sari Kecamatan Muara Kelingi dalam perkara curas dan DPO Nomor 25/VII/2016/Res terhadap tersangka Beni, warga Desa Pulau Panggung.

Lalu, LP /B -57 /XI/ 2016/Sumsel /Res Mura/MA Kelingi tertanggal 01 November 2016. Dengan lokasi Jembatan Penggalian Kecamatan Muara Kelingi dalam perkara curas. Dengan korban Sujiati (20), warga Dusun 2 Karya Teladan Kecamatan Muara Kelingi.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita