oleh

Dua Tahun Tak Dialiri PDAM

MUSI RAWAS – Sedikitnya 150 rumah warga di Desa Taba Tengah Kecamatan Selangit, dalam kurun waktu dua tahun terakhir tidak teraliri oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Muara Beliti. Sehingga menyulitkan warga setempat dalam melaksanakan aktivitas sehari-harinya, karena desa tersebut daratan tinggi yang jauh dengan sungai. Akibatnya, dengan terpaksa masyarakat harus pergi ke Sungai Nileh dengan menempuh perjalanan 3 Kilometer (Km) untuk mencukupi kebutuhan air sehari-hari.

Bastari (35) warga Desa Taba Tengah mengatakan, air ledeng di desanya selama dua tahun ini benar-benar mati total. Sehingga repot baginya kalau mau Mandi, Cuci dan Memasak (MCK).

“Desa kami ini memang daratan tinggi, jadi air bersih sangat dibutuhkan sekali,” kata Bastari kepada koran ini, Minggu (3/2).

Menurutnya, jika air tidak bisa setiap hari mengalir di desanya, dua kali dalam satu minggu saja ia sudah bersyukur. Walaupun, setiap bulannya ia bayar sesuai pemakaian berkisar Rp 25-45 ribu per bulan.

“Permasalahan ini sudah pernah dilaporkan, tetapi tidak ada penjelasan dari PDAM,” keluhnya.

Kepala Desa (Kades) Taba Tengah, Asnawi saat dikonfirmasi membenarkan air PDAM di desanya mati total. Ia sudah melaporkan permasalahan ini kepada PDAM Musi Rawas, tetapi sampai saat ini belum juga diatasi.

“Masalah ini sudah kita laporkan kepada PDAM, namun sebelum saya menjabat sebagai Kades PDAM ini sudah mati total,” kata Asnawi.

Menurutnya, permasalahan ini akan ia usulkan terus dan berharap pihak PDAM Mura supaya cepat untuk mengatasinya keluhan para pelanggan ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Agus Hilman menjelaskan tidak berfungsinya aliran PDAM di desa itu, karena ada beberapa faktor yang menyebabkan kerusakan. Seperti, tempatnya dalam keadaan daratan tinggi, kerusakan pipa dan memang banyak pelanggan yang tidak membayarkan kewajibannya.

Oleh karena itu, menurutnya aliran PDAM di desa tersebut untuk sementara ini di putuskan. Namun, dalam waktu dekat aliran PDAM itu segera akan berfungsi kembali.

“Kades sudah menemui kita, dan sudah mau membebani kewajiban bagi para pelanggan yang menunggak sebelumnya.  Kita targetkan tahun ini segera kita perbaiki,” kata Agus. (dlt)

Rekomendasi Berita