oleh

Dua Rumah Ludes Dilalap Api

LINGGAU POS OLINE, KARANG JAYA – Masih dalam suasana lebaran, musibah kebakaran menimpa keluarga Basri dan Mareni di Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Selasa (19/6) dini hari.

Akibat kejadian tersebut, dua keluarga ini kehilangan tempat tinggal. Lantaran rumah panggung yang ditempatinya ludes dilalap api yang diduga disebabkan korsleting arus listrik.

Basri pemilik rumah, Selasa (19/6) menjelaskan peristiwa itu terjadi pukul 03.30 WIB, kemarin. Ia bersama enam anggota keluarganya sedang tidur pulas.

“Aku terbangun karena badan mulai terasa panas dan ada bau asap yang sudah memenuhi isi rumah,” ucap Basri dengan logat bahasa daerah.

Lalu ia melihat keadaan api sudah semakin besar, Basri langsung berteriak meminta pertolongan dari warga, dan membangunkan keluarga serta menyelamatkan anaknya keluar dari rumah.

“Api ini diduga berasal dari korsleting arus listrik diantara pintu ke dapur, karena api sudah semakin besar aku dak sempat menyelamatkan barang-barang berharga lainnya,” sebutnya.

Basri menambahkan, memang dalam musibah ini tidak menimbulkan korban jiwa, tapi dirinya mengaku mengalami kerugian materil yang cukup besar yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Selain rumah dan isinya yang terbakar, ada uang tabungan miliknya untuk biaya anaknya sekolah sekitar Rp 3 juta juga ikut terbakar karena tidak ada yang sempat diselamatkan. Karena panik jadi tidak menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), apalagi jarak yang jauh sehingga tidak memungkinkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sukaraja, Hendri membenarkan adanya musibah kebakaran di desanya yang terjadi kemarin malam sehingga menimbulkan kepanikan warga saat mendengar bunyi kentongan bertanda ada sesuatu terjadi.

“Saat kejadian memang orang-orang lagi tidur semua, lalu terdengar suara kentongan yang merupakan panggilan untuk warga karena sesuatu sedang terjadi,” ucapnya.

Melihat kobaran api yang mulai membesar, warga mencoba memadamkan dengan cara manual, sehingga sekitar pukul 05.30 WIB api padam yang menyisakan puing-puing bangunan.

Dijelaskannya, selain rumah milik Basri, ada juga rumah tetangganya milik Mareni yang juga dilalap api sehingga sebagian rumah ikut terbakar.

“Saat kejadian kami sudah menghubungi Damkar, malahan pihak Damkar sudah menelepon balik, tapi petugas pemadam kebakaran tidak tiba,” imbuhnya.

Mendapatkan informasi tersebut Pemkab Muratara, dalam hal ini Dinas Sosial (Dinsos) dibantu Tagana mendatangi lokasi dan menyerahkan bantuan.

Adapun bantuan yang disalurkan yakni dua buah terpal, dua dus mi instan, empat matras gulung, enam selimut, satu kids wer, dua baju daster, dua baju sekolah SMA, dua baju sekolah SMP, dua baju seragam SD, perlengkapan orang tua terdiri pakaian dalam dan perlengkapan mandi dan makanan siap saji.

“Kurang lebih jam 10.00 WIB tadi pagi (kemarin), kami dan anggota Dinsos turun ke lokasi kebakaran dengan membawa bantuan untuk keluarga Basri sebanyak tujuh orang dan keluarga Mareni dua orang,” kata Evan Arkan yang merupakan anggota Tagana Muratara.(12)

Rekomendasi Berita