oleh

Dua Perampokan Sadis Ditembak

Diduga Dendam

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Kasus perampokan terjadi 14 November dini hari mengakibatkan dua nyawa melayang terungkap. Hal ini setelah jajaran Satreskrim Polres Rejang Lebong dan Polsek Bermani Ulu berhasil menangkap dua dari 4 pelaku yang diduga melakukan aksi pembunuhan di dalam pondok korban.

Dua pelaku berhasil diamankan yakni Ar (18) dan Yu (26) merupakan warga Desa Tebat Pulau Kecamatan Bermani Ulu yang tak lain merupakan tetangga kebun korban. Keduanya terpaksa dihadiahi timah panas petugas pada bagian kaki setelah mencoba lari saat hendak diamankan.

“Keduanya kita amankan tadi pagi di sebuah bedengan di kawasan Kota Bengkulu,” tegas Kapolres Rejang Lebong, AKBP Napitupulu Yogi melalui Kasat Reskrim, AKP Chusnul Qomar dalam press rilis di halaman Polres Rejang Lebong kemarin.

Dijelaskan kasat, selain dua pelaku berhasil diamankan, petugas juga sudah mengantongi dua pelaku lainnya yang saat ini masih dalam pengejaran petugas.

“Dalam aksi pembunuhan di dalam pondok diduga dilakukan empat orang, dua orang lainnya yang sudah kita kantongi identitasnya masih dalam pengejaran,” tegasnya.

Sementara itu, menurut keterangan pelaku yang berhasil ditangkap, aksi pembunuhan sadis menyebabkan dua nyawa melayang Ahmad Saidina (60) dan Endang (48) di dalam pondok di kawasan desa tebat pulau Kecamatan Bermani Ulu yakni dilatarbelakangi dendam.

“Menurut keterangan sementara, saat kejadian berlangsung mereka (pelaku) bukan berniat untuk menjarah harga korban, melainkan karena dendam,” jelasnya.

Awalnya, pelaku berinisial Yu merupakan tetangga kebun korban beberapa waktu lalu hendak meminta setek kopi namun tidak diberikan.

Dari situlah diduga dendam terjadi hingga akhirnya timbul rencana pembunuhan terhadap korban. Meski demikian, pihaknya akan terus melakukan pengembangan dan penyidikan lebih lanjut dan mengejar dua pelaku lainnya yang masih buron.

“Untuk kedua pelaku berhasil kita tangkap sudah kita amankan berikut barang bukti kendaraan roda dua digunakan pelaku dan batang kayu diduga digunakan pelaku untuk menghabisi korban,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi pembunuhan terjadi di pondok di kawasan Desa Tebat Pulau Kecamatan Bermani Ulu mengakibatkan dua nyawa melayang. Yakni Ahmad Saidina (60) dan Endang (48) harus meregang nyawa setelah mendapatkan sejumlah luka pukulan benda keras di sejumlah badan.

Sementara Kanada (29) anak korban Ahmad Syayidina mendapati sejumlah luka dan pingsan saat kejadian berlangsung. Pelaku masuk ke dalam pondok korban dan memukuli serta menjerat korban hingga dua korban tewas. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita