oleh

Dua Pembobol Rumah Farida Mulai Disidangkan

LINGGAU POS ONLINE, SIDOREJO – Hendri Fauzi (34), dan Tri Lucky Andiri (31) mulai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau, Selasa(14/8). Namun kedua terdakwa itu sidangnya terpisah, tetapi majelis hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU)-nya sama.

Hendri Fauzi, warga Dusun 1 Desa Tabah Renah Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas (Mura), dan Tri Lucky Andiri warga Jalan Maluku Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuklinggau Timur II didakwa JPU Sumar Herti, SH, melakukan tindak pidana pencurian di rumah milik Farida Mayasari.

Sidang dilaksanakan di ruang sidang Cakra, dipimpin Hakim Andi Barkan, SH, MH didampingi hakim Syahreza Papelma dan hakim Indra Lesmana SH, dengan Panitera Pengganti (PP) Rahmad Wahyudi SH, agendanya mendengarkan pembacaan surat dakwaan JPU, Sumar Herti, SH.

Oleh JPU, kedua terdakwa didakwa melanggar Pasal 363 ayat (2) dan ayat (1) ke 3 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Dalam sidang terungkap, perbuatan terdakwa Hendri Fauzi dan Tri Lucky Andiri, harus duduk di kursi pesakitan PN Lubuklinggau, bermula Januari 2018 pukul 20.00 WIB, membobol rumah Farida Mayasari di Jalan Nangka Kelurahan Megang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II dalam keadaan kosong. Terdakwa berhasil masuk rumah korban lewat jendela dengan cara mencongkelnya.

Kedua terdakwa berhasil mengambil dan membawa hasil curiannya, satu unit laptop merek Acer dan satu unit laptop merek Asus warna hitam masing-masing ukuran 14 inch berikut dengan charger laptop, serta satu unit TV jenis LED 29 inch.

Bukan itu saja, terdakwa juga mengambil satu unit blender biasa dan satu unit blender daging merek Miyako, lalu satu unit kamera poket merek Sony, dan satu tabung gas 3 Kilogram (Kg) warna hijau.

Tidak puas di situ, terdakwa juga mengambil, buku tabungan Bank Mandiri, satu set kunci motor dan STNK motor Yamaha Mio, satu set kunci kantor serta uang tunai Rp 300 ribu, barang curian tersebut dimasukkan ke dalam kain kemudian dibawa ke kontrakan terdakwa.

Pukul 05.30 WIB terdakwa menemui Tri Lucky Andiri di rumah temannya Herlinda. Terdakwa meminta kepada terdakwa Tri Lucky Andiri untuk menjual barang-barang tersebut, sebagai modal pergi ke Padang.

“Kau jual barang-barang ini untuk modal kita pegi, agek kito bertemu di Singkut”. Lalu terdakwa menyerahkan TV, blender dan satu laptop merek Acer. Sedangkan terdakwa membawa laptop merek Asus.

Pukul 12.00 WIB terdakwa berangkat menuju Singkut Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi, dengan travel. Tidak lama kemudian terdakwa bertemu dengan saksi Tri Lucky Andiri di Singkut. Selanjutnya pukul 16.00 WIB terdakwa dan Tri Lucky Andiri naik bus ALS tujuan Padang.

Setelah lebih kurang satu bulan di Padang, terdakwa dan saksi Tri Lucky Andiri pulang ke Kota Lubuklinggau, dan tidak lama keduanya ditangkap anggota Polsek Lubuklinggau Utara.

Akibat Perbuatan terdakwa, Korban Farida Mayasari mengalami kerugian tidak kurang dari Rp 10.000.000. (CW01)

Rekomendasi Berita