oleh

Dua IKK Belum Dipasang SPAM

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Di dua Ibu Kota Kecamatan (IKK) dalam wilayah Kabupaten Musi Rawas, belum terpasang fasilitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Dua IKK adalah Sukakarya dan Jayaloka.

Sehingga dengan keadaan itu masyarakat di sana belum mendapatkan air bersih.

Plt KUPT Badan Layanan Umum Sistem Penyediaan Air Minum (BLU-SPAM) Muara Beliti, Agus Halim mengatakan bahwa kebutuhan air bersih warga sudah sejak dua tahun terakhir ada. Jumlahnya 12 IKK teraliri SPAM.

Sehingga dengan kondisi tersebut maka sebagian besar warga masing-masing desa, rumahnya sudah tersalur air bersih.

“Kebutuhan air bersih tentu bukan sekedar hanya sekedar jernih. Akan tetapi, air yang memang dikelola penyulingan sesuai standar kelayakan Permenkes, ” ungkap Agus pada Linggau Pos, Selasa (17/4).

Lebih lanjut, Agus menjelaskan, untuk dua IKK yang belum tersambung SPAM dikarenakan keterbatasan ketersediaan anggaran. Namun, untuk tahun depan keduanya dapat diusulkan, agar bisa dilakukan penyambungan.

“Untuk kebutuhan air bersih sebagian besar wilayah Musi Rawas sudah teraliri air bersih. Sebab PDAM sudah mendirikan 12 titik fasilitas stasiun SPAM di 12 kecamatan. Sedangkan masih sekitar dua kecamatan, yakni Sukakarya dan Jayaloka, kemungkinan besar tahun depan segera dibangun,” imbau Agus.

Menurut Agus, untuk penyambungan SPAM nantinya dibangun pompa, guna dikonsumsi 300 liter per detik dengan target seluruh pelanggan warga Desa tersaluri yang berkapasitas 2.100 Sambungan Rumah (SR).

“Untuk sumber air penyaluran di dua Kecamatan, nanti diberdayakan keberadaan Air Danau Gegas. Di mana pompa dipasang pengelolaan instalasi air minum, guna pendistribusian SR,” papar Agus.

Hanya saja, kalau antusias masyarakat terkait penyambungan IKK SPAM memang masih agak kurang terutama, di Kecamatan Terawas. Sebab, banyak masyarakat masih memanfaatkan air sungai untuk Mandi Cuci Kakus (MCK), sehingga masih perlu sosialisasi.

“Memang ada juga pelanggan yang ingin memasang, namun jaringannya tidak ada. Seperti di Simpang Gegas, dan Desa Muara Kati Baru,” jelas Agus.

Terpisah, saat dikonfirmasi seorang warga Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas Ramadhoni (35) menjelaskan, untuk penyambungan SPAM diwilayahnya tersebut, tidak hanya sebatas wacana.

“Mengingat, masyarakat sangat membutuhkan penyediaan air bersih, guna dikonsumsi setiap harinya,” ucap Doni, sapaan akrabnya.

Doni berharap, secepatnya air bersih di tempatnya dapat mengalir. Karena air di sungai saat ini keruh, diguyuri hujan terus-menerus,” kelunya. (04)

Rekomendasi Berita