oleh

Dua BUMD Mura Diminta Dibubarkan

Yudi : Tidak Menghasilkan PAD

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Ketua DPRD Kabupaten Musi Rawas (Mura), Yudi Fratama tegaskan kalau DPRD selama ini sudah menghendaki agar dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas, dibubarkan. Karena keduanya, sudah tidak efektif lagi.

Kedua BUMD ini, PT Mura Energi serta PT Mura Makmur yang diketahui berada di wilayah Kota Lubuklinggau. Sampai saat ini, kedua BUMD ini belum dibubarkan. Bahkan eksekutif, mengajukan Raperda tentang BUMD baru yakni PT Mura Sempurna saat rapat paripurna penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda).

“Kalau kita sudah sejak lama menginginkan, kedua BUMD ini dibubarkan. Dengan pertimbangan tidak efektif, dan tidak menghasilkan apapun untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di balik kedepannya berubah nama, berubah manajemen atau mengusulkan BUMD baru itu terkait teknis. Intinya kita menyarankan bubarkan saja, kalau memang tidak bisa diperbarui,” tegas Yudi.

Lantas, apa tanggapan politisi PDIP ini mengenai eksekutif kembali mengajukan BUMD baru. Sementara, pengajuan pembubaran dua BUMD yang diinginkan mereka saja belum dilakukan.

“Membubarkan dua BUMD pasti melalui proses. Dan proses ini diperkirakan ‘memakan’ waktu yang cukup panjang. Mungkin berdasarkan hal ini, inisiatif Pemkab untuk terlebih dahulu mengajukan BUMD baru yakni PT Mura Sempurna. Maka, BUMD yang baru berjalan sementara menunggu pembubaran dua BUMD yang lama,” ungkapnya.

Yudi menambahkan, kalaupun kebijakan membuat BUMD baru dilakukan, hakikatnya harus mampu membantu Pemerintah untuk menyumbangkan PAD.

“Kita belum tahu pasti, draf Raperda-nya seperti apa. Yang terpenting, harus berkontribusi menyumbangkan PAD. Sampai saat ini pun, pengajuan dari pihak eksekutif terkait pembubaran dua BUMD lainnya, belum kita terima. Masih di ranah eksekutif. (13)

Rekomendasi Berita