oleh

Dua BBI Tidak Difungsikan, Program Pembibitan Ditunda

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Hingga saat ini Balai Benih Ikan (BBI) Watervang belum difungsikan. Pasalnya kerusakan pasca banjir bandang tahun lalu (2017,red) belum diperbaiki.

Kelambatan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau memperbaiki kerusakan BBI Watervang, mendapat kritikan dari masyarakat. Seperti disampaikan salah seorang warga, Taufik (29).

Menurut Taufik, jika cepat diperbaiki dan dimanfaatkan, maka program pembibitan ikan segera berjalan.

“Kalau terbengkalai seperti saat ini, tentunya akan banyak program yang tidak berjalan dan yang dirugikan masyarakat,” kata Taufik.

Ditambahkan Taufik, BBI Watervang bisa juga dijadikan objek wisata edukatif guna penunjang objek wisata bendungan Watervang saat ini.

Terpisah Kepala Dinas Perikanan Kota Lubuklinggau, Trisman Nazarudin mengungkapkan program budidaya benih ikan tahun ini ditunda. Mengingat kedua BBI Kota Lubuklinggau, karena dua balai benih ikan sudah tidak dimanfaatkan.

“BBI Watervang sudah rusak karena banjir bandang, sedangkan BBI Batu Pepe tidak bisa dimanfaatkan karena tidak ada sumber air,” ujarnya.

Untuk perbaikan BBI Watervang belum bisa dilakukan dalam waktu dekat, karena terbatas anggaran di APBD Tahun 2018. Namun akan diajukan pada APBD Perubahan Tahun 2018 ini.

“Saat ini hanya fokus penyuluhan kepada kelompok petani ikan. Sedangkan pembibitan hanya difokuskan pada 10 Unit Pembenihan Rakyat (UPR),” jelasnya

Selain itu, jumlah tenaga kerja penyuluhan perikanan di Kota Lubuklinggau saat ini masih sangat minim. Apalagi dengan UPR yang dimiliki lebih banyak dari jumlah penyuluh,” tutup. (20)

Komentar

Rekomendasi Berita