oleh

DPUTR Normalisasi Drainase Meluap

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Lubuklinggau melalui Bidang Cipta Karya menemukan titik-titik drainase yang meluap pasca hujan deras. Saat ini Pihak DPU Bidang Cipta Karya baru bisa melakukan normalisasi mengingat terbatas anggaran.

“Ada beberapa titik yang memang tergenang jika hujan deras, seperti di Jalan Yos Sudarso ada beberapa titik diantaranya di depan Inul Vista,” ungkap Kabid Cipta Karya, Ihwan kepada wartawan, Jumat (27/4).

Ditambahkan Ihwan, pihaknya rutin lakukan normalisasi agar genangan yang terjadi tidak semakin tinggi.

“Kalau peningkatan belum bisa dilakukan karena terbatas anggaran, kemungkinan tahun depan baru kita tingkatkan,” tegas Ihwan.

Sebagian besar proyek infrastruktur saat ini sudah mulai tahap pengerjaan, salah satunya perbaikan drainase bahkan sebagian pengerjaan juga dilakukan malam hari agar lebih cepat selesai.

“Sebenarnya kita belajar dari tahun sebelumnya, pekerjaan pada siang hari justru banyak dikeluhkan masyarakat dari macet, debu, dan sebagainya. Makanya sekarang lebih banyak kerja pada malam hari, tapi siang hari tetap ada pengerjaan meskipun tidak sebanyak malam harinya,” jelas Iwan.

Ditambahkan Iwan, metode ini bukan hanya untuk satu titik di Kelurahan Watervang saja, tapi di titip perbaikan drainase lainnya juga akan diterpakan hal serupa.

“Kita menghindari banyaknya keluhan itu, tapi insya Allah hasilnya juga maksimal,” ungkap Iwan.

Diakui Iwan sebelum memulai pengerjaan, pihaknya juga memanggil beberapa pihak agar bisa antisipasi jika pengerjaan dimulai. Seperti pihak PDAM-TBS, PT Telkom, lurah, maupun camat.

“Kalau perusahaan-perusahaan itu mereka bisa antisipasi, seandainya pihak rekanan melakukan penggalian. Sedangkan camat dan lurahnya kami meminta mereka untuk sosialisasi ke masyarakat sekitar,” ungkap Iwan.

Menurut Iwan, dibutuhkan dukungan masyarakat agar pekerjaan ini optimal dan cepat selesai.

“Kami juga tidak bisa bekerja sendirian makanya dibutuhkan dukungan dari masyarakat, kalau ada macet atau debu kami harap maklum, hal ini untuk kepentingan bersama. Jadi kedepan kalau ada hujan deras wilayah tersebut tidak ada lagi genangan,” ungkap Iwan.

Untuk diketahui ada beberapa proyek perbaikan drainase dengan nilai cukup besar di DPUTR Kota Lubuklinggau, seperti Jalan Yos Sudarso dari Linggau Plaza hingga Hotel Saka Rp 4,7 miliar. Simpang Kenanga II hingga Hotel Wijaya Rp 2,9 miliar. Jalan Sultan Mahmud Badaruddin, tepatnya dari Simpang Periuk Rp 5,3 miliar. Jalan Soeharto Rp 2 miliar. (07)

Rekomendasi Berita