oleh

DPU Klaim Sudah Perbaiki Jalan Rusak

LINGGAU POS ONLINE, BATU URIP – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Lubuklinggau mengklaim, terus melakukan perbaikan jalan yang rusak dan berlubang tersebar di hampir semua ruas jalan di Kota Lubuklinggau.

Namun, fakta di lapangan jumlah jalan rusak dan berlubang terus bertambah yang berpotensi membahayakan pengguna jalan terutama di malam hari. DPU hingga saat ini terus melakukan perbaikan jalan.

Hanya saja lokasi jalan berlubang terus berubah. Dari pantauan wartawan Linggau Pos di lapangan, saat ini hampir semua ruas jalan di Kelurahan Batu Urip sudah diperbaiki 70 %.

Yusuf selaku mandor DPU Kota Lubuklinggau saat ditemui di lapangan mengatakan, perbaikan jalan rusak terus dilakukan di sejumlah ruas jalan Kota Lubuklinggau.

“Proyek perbaikan dan pemeliharaan jalan dikerjakan kontraktor secara multi years,” ujarnya

Saat ini banyak lokasi jalan rusak di Kota Lubuklinggau, perbaikan jalan maupun jalan berlubang bukan hanya di sini saja tetapi sudah tersebar di Kota Lubuklinggau.

“Total jumlah anggaran perbaikan jalan secara keseluruhan saya tidak tahu. Karena tugas saya cuma mandor di lapangan,”ungkapnya

Kerusakan jalan dapat terlihat pasca banjir atau hujan sebentar saja telah membuat jalanan Kota Lubuklinggau dipenuhi lubang yang sangat berbahaya bagi pengguna jalan.

“Seluruh jalan rusak yang selama ini dikeluhkan warga sudah diperbaiki. salah satunya jalan di Kelurahan Batu Urip ini, Untuk itulah proses pengerjaannya saat ini dilakukan siang dan malam,” tuturnya

Demikian diungkapkan, selain ingin memastikan kualitas pembetonan yang sedang dilakukan, peninjuan ini untuk mempercepat penyelesaian perbaikan jalan.

“Untuk itulah kita sangat mengharapkan kesabaran masyarakat. Insya Allah akhir Desember ini, jalan rusak yang selama ini dikeluhkan masyarakat akan selesai diperbaiki. Untuk mewujudkan hal ini, perbaikan jalan rusak baik itu melalui menimbun batu koral maupun pengaspalan dilakukan siang dan malam,” kata Yusuf .

Dirinya melakukan perbaikan jalan dilakukan malam hari, untuk menghindari terjadinya traffic crawded jam (kemacetan cukup parah). Namun untuk mengejar waktu sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pengguna jalan, perbaikan jalan pun dilakukan siang dan malam.

Walaupun penyelesaian perbaikan jalan dipercepat, namun kualitas perbaikan harus tetap nomor satu.

“Hal ini kita lakukan agar hasil perbaikan jalan bisa tahan lama sehingga memuaskan masyarakat,” tegasnya. (CW02)

Komentar

Rekomendasi Berita