oleh

DPRD Segera Verifikasi Surat Mahkamah DPP PAN

Untuk Melanjutkan Proses PAW Toyeb

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Ketua DPRD Kabupaten Musi Rawas (Mura), Yudi Fratama menegaskan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Toyeb Rakembang masih dalam proses. Yakni, memverifikasi surat dari Mahkamah DPP PAN yang baru mereka terima, Kamis (17/5).

Sebelumnya diakui Yudi, proses PAW sempat terhenti karena ada surat tertanggal 16 April 2018 dari Mahkamah DPP PAN yang meminta proses PAW dihentikan sementara. Dengan alasan, masih ada proses diinternal partai yang harus diselesaikan.

“Makanya proses kita hentikan, sesuai permintaan mereka,” tegas Yudi.

Sementara 17 Mei 2018, pihaknya baru menerima surat kembali dari Mahkamah DPP PAN, yang memerintahkan agar proses PAW dilanjutkan.

“Surat ini baru kita terima, makanya baru bisa kita proses. Namun untuk memproses PAW, pimpinan DPRD perlu kehati-hatian, maka diperlukannya verifikasi terhadap surat yang baru kita terima dari Mahkamah DPP PAN. Kita harus membuktikan, apakah betul surat tersebut dikeluarkan oleh Mahkamah DPP PAN, atau bukan. Insya Allah, verifikasi segera kita bahas di Rapat Pimpinan (Rapim) secepatnya,” ungkap Yudi.

Namun untuk pengajuan surat pemberhentian Toyeb Rakembang, ia memastikan sudah mereka teruskan ke Bupati dan Gubernur Sumsel di minggu keempat April 2018.

“Karena pimpinan DPRD Kabupaten Mura tidak ada niat, untuk menghambat proses pencalonan Toyeb Rakembang. Seharusnya, sebagai pihak yang berkepentingan, Toyeb jemput bola. Hanya saja untuk proses PAW kita harus hati-hati, dan harus memverifikasi semua surat yang masuk. Kalau saja tidak ada surat dari Mahkamah DPP PAN yang meminta kami menghentikan proses PAW, mungkin saja sudah selesai prosesnya. Tapi mudah-mudahan, proses verifikasi bisa secepatnya kita selesaikan,” lanjutnya.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua DPD PAN Mura, Wahyu Sumadi. 17 April 2018 Mahkama DPP PAN menerima surat gugatan dari Hendra, penerima suara terbanyak kedua setelah Toyeb Rakembang.

“Mahkamah DPP PAN tentunya harus menerima terlebih dahulu surat gugatan tersebut, dan memprosesnya. Sehingga Mahkamah DPP PAN mengirimi surat kepada Bupati Mura, untuk menghentikan sementara proses PAW. Namun Kamis (17/5), Mahkamah DPP PAN kembali mengeluarkan surat agar proses PAW dilanjutkan, sekaligus pembatalan surat sebelumnya. Karena proses di internal partai kita sudah selesai,” jelas Wahyu.

Wahyu berharap, dengan adanya surat pembatalan dari Mahkamah DPP PAN, pimpinan DPRD Kabupaten Mura segera melanjutkan proses PAW pengganti Toyeb.

“Dan pastinya, sesuai dengan apa yang direkomendasikan Mahkama DPP PAN, yakni Imawan Andriansyah sebagai pengganti Toyeb Rakembang,” lanjutnya.

Kalaupun Pimpinan DPRD Kabupaten Mura ingin memverifikasi kembali surat dari mahkamah DPP PAN, pihaknya siap.

“Karena kita pun menyatakan dengan benar, kalau surat tersebut dikeluarkan oleh Mahkamah DPP PAN,” tegasnya. (13)

Rekomendasi Berita