oleh

DPRD Sampaikan Enam Raperda Inisiatif

Wawako Sampaikan Rencana Awal RPJMD 2019-2023

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – DPRD Kota Lubuklinggau laksanakan Rapat Paripurna, di ruang rapat paripurna Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Senin (5/11). Ada dua agenda, yakni penyampaian enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD, serta penyampaian rencana awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2019-2013.

Untuk enam Raperda inisiatif DPRD Kota Lubuklinggau, disampaikan langsung oleh Ketua Badan Pembuatan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Lubuklinggau. Sementara penyampaian rencana awal RPJMD tahun 2019-2013, disampaikan oleh Wakil Walikota (Wawako) Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar. Rapat dihadiri 23 anggota DPRD, serta Sekda Kota Lubuklinggau H Rahman Sani beserta jajarannya di Pemkot Lubuklinggau dan untuk FKPD serta dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Lubuklinggau, Taufik Siswanto.

Ketua Bapemperda DPRD Kota Lubuklinggau, Merismon menegaskan enam Raperda yang disampaikan tadi yakni Raperda tentang Ketahanan Keluarga Raperda tentang Perubahan Perda No.16 Tahun 2004 tentang Ketenteraman dan Ketertiban, Raperda tentang Kemakmuran Tempat Ibadah, Raperda tentang Perlindungan Usaha Kecil dan Menengah, Raperda tentang Kemandirian dan Ketahanan Pangan dan Raperda tentang Perubahan Perda No.12 Tahun 2011 tentang Pengendalian Menara Telekomunikasi. Keenam Raperda ini diakuinya, memang dianggap sudah mendesak untuk segera dibahas dan disahkan.

“Keenam Raperda ini atas usulan Komisi-komisi DPRD. Komisi satu mengusulkan Raperda tentang Ketahanan Keluarga Raperda tentang Perubahan Perda No.16 Tahun 2004 tentang Ketenteraman dan Ketertiban dan Raperda tentang Kemakmuran Tempat Ibadah. Komisi II mengusulkan Raperda tentang Perlindungan Usaha Kecil dan Menengah dan Raperda tentang Kemandirian dan Ketahanan Pangan, sedangkan Komisi III yang mengusulkan Raperda tentang Perubahan Perda No.12 Tahun 2011 tentang Pengendalian Menara Telekomunikasi,” jelas Merismon.

Kesemuanya saat penyampaian, latar belakang diusulkannya enam Raperda inisiatif tersebut dijelaskan oleh Mersimon. Salah satunya mengenai alasan mengapa mereka mengusulkan Raperda tentang Kemandirian dan Ketahanan Pangan. Politisi PKS ini menegaskan, hasil Kunker mereka ternyata bagi daerah yang sudah membuat Raperda ini, Insya Allah akan mendapat dana bantuan dari Pemerintah Pusat dalam bentuk kegiatan maupun program. Makanya DPRD sangat berkeinginan karena ini untuk kepentingan masyarakat serta untuk penambahan anggaran.

Bapemperda ditambahkannya menargetkan satu bulan kedepan keenam raperda ini segera selesai dibahas dan sudah disahkan. Pihaknya juga akan segera melakukan publik hearing, untuk meminta saran kepada para pakar.

Selanjutnya Wawako Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar yang menyampaikan rencana awal RPJMD tahun 2019-2013. Saat menyampaikan suami Hj Sri Haryati Sulaiman ini menjelaskan kembali kalau Pemkot Lubuklinggau dengan mempertimbangkan potensi serta permasalahan serta isu strategis, maka ditetapkan visi RPJMD Kota Lubuklinggau Tahun 2018-2023 yakni ‘Terwujudnya Lubuklinggau sebagai kota metropolis madani’. Sementara misi RPJMD Kota Lubuklinggau periode 2018-2023 yakni, mewujudkan SDM yang berakhlak, berkualitas dan berkarakter, meningkatkan daya saing ekonomi dan kesejahteraan sosial, meningkatkan infrastruktur daerah yang berwawasan lingkungan serta meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Visi dan misi RPJMD ini dijelaskanya dijabarkan dalam tujuan dan sasaran sehingga mampu menjawab pencapaian target-target lima tahun kedepan,” jelasnya.

Agar pencapaian Visi, Misi dan tujuan serta sasaran tersebut lebih fokus mala dilakukan cascadung kinerja atau hirarki kinerja. Dalam lima tahun kedepan difokuskan 18 sasaran dengan 20 indikator kinerja utama. (rfm)

News Feed