oleh

DPRD Musi Rawas Dukung Perjuangan Guru Honorer

LINGGAUPOS.CO.ID – Forum Guru dan Tenaga Kependidikan Non Kategori (GTKHNK) 35+ Kabupaten Musi Rawas, Jumat (31/1/2020) audensi dengan Komisi 4 DPRD Musi Rawas. Mereka meminta dukungan dalam memperjuangkan nasib mereka.

Ketua Forum GTKHNK 35+ Kabupaten Musi Rawas Adi Ermanto,S.Pd dalam audiensi menjelaskan ikut serta masing-masing perwakilan dari guru SD s/d SMA yang ada di Kabupaten Musi Rawas. “Mengenai tuntutan perjuangan guru Non PNS, kami meminta restu dan dukungan serta izin dari DPRD Musi Rawas untuk mengikuti Rakernas di Jakarta,” jelasnya.

Dalam rakornas, mereka akan Meminta kebijakan kepada Presiden RI tentang guru honorer yang sudah berumur 35+ untuk diangkat menjadi Guru PNS tanpa melalui tes. Berkaitannya dengan Pemerintah Daerah terkait UMR Guru Non PNS untuk dialokasikan oleh APBN.

Lanjutnya forum ini sangat berharap untuk mendapatkan dukungan dari DPRD secara politis dan bergerak mendukung guru honorer supaya para tenaga pendidik dan guru Non PNS tetap mendapatkan kesejahteraan oleh pemerintah.

Apalagi pahlawan tanpa tanda jasa mungkin patut disematkan kepada guru honorer. Mereka adalah pengabdi sejati yang beban kerjanya tak sepadan dengan honor. Tugas mendidik, walaupun sudah terhitung puluhan tahun, hanya dihargai honor Rp150 ribu hingga Rp300 ribu per bulan.

Ketua DPRD Musi Rawas Azandri, S.IP dalam audensi mengatakan akan mencoba mengusahakan semaksimal mungkin mensejahterakan guru-guru honorer atau Non PNS yang ada wilayah Kabupaten Musi Rawas.

Ia juga mengatakan, mendukung sepenuhnya perjuangan guru dan tenaga pendidikan honorer non kategori usia diatas 35 tahun, serta siap mensukseskan rakornas GTKHNK 35+ pada 20 Februari 2020 di Jakarta.(*)

Rekomendasi Berita