oleh

DPRD Desak Pemkot Fungsikan RS Pratama

Kadinkes Minta Bangunan Diselesaikan

LINGGAU POS ONLINE, MAJAPAHIT – DPRD Kota Lubuklinggau melalui juru bicaranya, Merismon mendesak untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, segera memfungsikan Rumah Sakit (RS) Pratama di Kelurahan Petanang Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Utara II. Karena sejak dibangun tahun 2015 hingga saat ini, RS tersebut belum difungsikan.

Sementara, pembangunan RS Pratama sudah dibangun melalui APBD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dengan anggaran Rp 11 miliar.

“Sayang kalau sampai saat ini belum bisa difungsikan,” kata Merismon.

Kalaupun masih kekurangan sarana, prasarana serta Alat Kesehatan (Alkes), kita minta Pemkot Lubuklinggau untuk menganggarkan di APBD-P 2018 atau APBD induk 2019. DPRD Kota Lubuklinggau memahami, seharusnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel menganggarkan pembangunan RS Pratama untuk daerah tertinggal atau terpencil.

Namun karena Pemprov Sumsel sudah memilih Kota Lubuklinggau, menurut Morismon, sudah seharusnya RS itu difungsikan sebagaimana mestinya. Sehingga, Fungsi didirikannya RS Pratama bisa terlaksana, masyarakat pun bisa memanfaatkan fasilitas kesehatan tersebut.

Untuk itu politisi PKS ini mengungkapkan, DPRD Kota Lubuklinggau, memberikan opsi kepada Pemkot Lubuklinggau, kalau memang RS Pratama tidak bisa difungsikan sebagaimana mestinya, alih fungsikan saja. Bisa untuk RS ketergantungan obat, atau RS lainnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau, Idris mengungkapkan kalau pembangunan RS Pratama belum bisa difungsikan karena pembangunannya memang belum selesai.

Bagaimana mau difungsikan, kalau pembangunannya saja baru 40 %. Sementara Puskesmas sebelumnya yang ada di sana, sudah kita pindahkan ke Kelurahan Margorejo. Komitmen dari Pemprov pembangunan RS Pratama akan dilanjutkan tahun 2019.

“Ya kita tunggu komitmen mereka, untuk merampungi pembangunan RS ini. Baru kita lengkapi dengan sarana dan Alkes. Untuk sementara pelayanan di RS Pratama sudah kita laksanakan, namun seadanya,” lanjut Idris. (13)

Rekomendasi Berita