oleh

DPN PKPI Usulkan PAW In Sugiarto

..In Sugiarto sudah resmi dipecat dari PKPI, karena telah melanggar AD/ART Partai secara keseluruhan..
Sekretarias DPK PKPI Mura, Arwan

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Sekretaris Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) PKPI Musi Rawas (Mura), Arwan mengungkapkan pihaknya telah menyampaikan usulan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap In Sugiarto. Masuknya usulan PAW terhadap In Sugiato yang saat ini aktif sebagai anggota DPRD Kabupaten Mura periode 2014-2019, karena ia telah mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari Partai Politik (Parpol) lain.

Menurut Arwan, atas dasar itu maka Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PKPI telah memberhentikannya dari keanggotaan Parpol dengan surat keputusan Nomor : 091/KEP/DPN PKP IND/VIII/2018, dengan surat persetujuan PAW Nomor: 045/DPN/PKP IND/VIII/2018, In Sugiarto ST digantikan Umroni.

“Berdasarkan hasil pleno rekapitulasi KPU Kabupaten Mura, Umroni mendapatkan surat terbanyak kedua setelah In Sugiato di Dapil (Daerah Pemilihan, red) empat,” kata Arwan, Rabu (29/8).

Awalnya, berdasarkan keputusan KPU Kabupaten Mura tentang Penyusunan dan Penetapan Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kabupaten Mura Dalam Pemilihan Umum 2019 pada 11 Agustus 2018, nama In Sugiato tidak masuk dalam Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang didaftarkan DPK PKPI Mura. Adapun nama-nama yang diusulkan adalah, Ricky Anggara S.Pd, Wulan Purnama Sari S.Pd dan Ifnu Ardiansyah Pratama di Dapil II, kemudian Umi Rokimah S Kom dan Thomas Hertanto di Dapil III, selanjutnya Sujarno dan Sumiah di Dapil IV. Sedangkan di Dapil I dan Dapil VI kosong, tidak ada satupun Bacaleg yang didaftarkan DPK PKPI Mura. Kemudian berdasarkan pengumuman Bacaleg yang dilakukan KPU Kabupaten Mura, nama In Sugiato muncul sebagai Bacaleg dari Partai Golkar.

Atas itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dewan Perwakilan Provinsi (DPP) PKPI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), menyampaikan kalau In Sugiato yang ketika itu menjabat sebagai ketua DPK PKPI Mura loncat partai. Sehingga, DPP PKPI Provinsi Sumsel menggeluarkan surat keputusan Nomor 142/SKEP/DPP PKP IND/Sumsel/.VIII/2018 menetapkan Umroni sebagai ketua DPK PKPI Mura dan Arwan sebagai sekretarisnya.

“Jadi, In Sugiarto sudah resmi dipecat dari PKPI, karena telah melanggar AD/ART Partai secara keseluruhan,”jelasnya.

Arwan berharap Sekretariat DPRD Kabupaten Mura, beserta seluruh unsur pimpinan DPRD Kabupaten Mura, termasuk legislator lainnya untuk memproses secepatnya usulan PAW yang sudah disampaikan PKPI. Sebab, In Sugiarto sudah dipecat dari keanggotaannya dari PKPI Kabupaten Mura, baik sebagai ketua maupun kader.

Kabag Persidangan dan Perundang-Undangan Kabupaten Mura, Amri Azis mengatakan berdasarkan informasi yang diterimanya memang usulan PAW dari PKPI sudah masuk ke legislatif. Namun, dirinya belum mengetahuinya surat tersebut sudah disampaikan di mana.

“Berdasarkan informasi usulan PAW dari PKPI sudah masuk, tapi saya belum melihat suratnya,”jelasnya.

Untuk diketahui, komisioner KPU Kabupaten Mura Divisi Teknis, Supriadi telah menyampaikan bila empat Anggota DPRD Kabupaten Mura yang pindah Partai, sudah memenuhi syarat percalonan Bacaleg 2019. Persyaratan tersebut adalah melampirkan surat pengunduran diri dari Parpol sebelumnya hingga ke lembaga legislatif, sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 20 tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Adapun empat Parpol yang loncat partai tersebut adalah In Sugiato dari PKPI ke Partai Golkar, kemudian Wahisun Wais Wahid dari PBB ke PDIP, lalu Hj Srie Wahyuni dari PDIP ke Partai NasDem, selanjutnya Hj Desriniyati dari Partai Demokrat ke Partai NasDem.

“Semua Bacaleg sudah memenuhi syarat pencalonan,” katanya. (01)

Rekomendasi Berita