oleh

DPMPTSP Ambil Alih Pajak Galian C

CURUP – Pemungutan pajak galian C yang semula dipungut oleh Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Rejang Lebong, saat ini diambil alih oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Rejang Lebong.

“Secara keseluruhan untuk pemungutan PAD Galian C sudah diserahkan ke DPMPTSP,” tegas Hari Mulyana, Kepala Bidang Pendapatan dan Penagihan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Rejang Lebong, Sabtu (2/2).

Diakui Hari, target pemungutan PAD galian C 2018 tidak memenuhi target. Dari target Rp1.735.000.000 tercapai 80 persen atau sekitar Rp1.400.000.000. Tidak tercapainya target PAD galian C ini, disebabkan beberapa faktor.

Diantaranya adanya galian C yang sudah mengurus izin namun belum berproduksi. Kemudian, ada juga galian C yang sudah mengurus izin, setelah akan memproduksi materialnya tidak ada.

“Kalau jumlah galian C yang sudah ada izin sekitar 29 dan yang tidak beroperasi sekitar 10 galian C, sehingga yang maksimal ada pemasukan PAD-nya sekitar 19 galian C,” akunya.

Ia berharap, dengan beralihnya pemungutan PAD galian C ke DPMPTSP ini, pemungutan bisa lebih maksimal. Sebab, terkait galian C untuk izin rekomendasi kepengurusanya ada di DPMPTSP.

“Harapan kita nanti PAD kalau di DPMPTSP bisa maksimal, mereka lebih memahami mana-mana galian C yang berpotensi untuk menambah PAD termasuk pembinaannya,” harap Hari.

Terpisah, Kepala DPMPTSP Kabupaten Rejang Lebong, Afni Sardi mengatakan, seiring dengan peralihan pemungutan PAD galian C ini pihaknya akan melakukan inventalisir galian yang berpotensi mendatangkan PAD.

“Kita akan inventalisir dulu galian C yang ada di Rejang Lebong, termasuk potensi galian C baru untuk mengurus izin agar nantinya produksi yang dihasilkan bisa menambah PAD kita,” tutur Afni. (sam)

Rekomendasi Berita