oleh

DPKD Mura Gelar Lomba Bertutur Cerita Rakyat

Bangkit Minat Baca Pelajar

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Supriadi menyelenggarakan lomba bertutur cerita rakyat bagi murid SD dan Madrasah Ibtidayah.

Dalam perlombaan ini mengusung tema ‘Menumbuhkan Kegemaran Membaca dan Kecintaan Terhadap Budaya Lokal Dalam Upaya Membangun Pendidikan Karakter untuk menuju Musi Rawas Sempurna Cerdas’.

Hadir dalam acara ini, Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan, Ketua TP PKK Hj Noviar Mralina Gunawan bersama rombongan, Asisten III Setda Musi Rawas H Edi Iswanto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Amrullah, Kepala Badan Ketahanan Pangan Ramdani, Kepala Dinas Pendidikan Sukamto, Ketua PGRI Musi Rawas Hermansyah serta tamu undangan.

“Kita ingin dari kegiatan ini minat baca anak-anak kita dapat tumbuh dengan baik, karena kita yakin minat baca ini akan tumbuh ketika anak-anak tertarik dalam membaca buku cerita. Makanya kita selenggarakan lomba bertutur cerita rakyat, karena dari pantauan kita sendiri buku-buku tentang cerita rakyat sangat banyak yang menyukainya,” kata Supriadi kepada Linggau Pos, Kamis (2/11).

Hadiah yang disiapkan panitia untuk pemenang cukup besar, di mana juara satu lomba bertutur cerita rakyat ini bisa mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 1.750.000 bagi juara I, Rp 1.500.000 juara II, Rp 1.250.000 juara III. Untuk Juara Harapan I Rp 1.000.000, Juara Harapan II Rp 750.000, dan juara harapan III Rp 500.000.

“Selain uang pembinaan kita juga memberikan piagam dan tropi, di mana semua pengeluaran dalam pelaksanaan kegiatan ini dibebankan APBD Tahun 2017 serta para sponsor,” tuturnya.

Sementara itu Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan memberikan apresiasi dan mendukung kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ini, mengingat terobosan ini dibutuhkan dalam membangun Musi Rawas.

“Belum lama ini kita ditetapkan untuk masuk sebagai daerah yang berinovasi, makanya saya senang dengan adanya terobosan ini. Apalagi kondisi sekarang daya minta baca sangat rendah. Sehingga dengan langkah seperti ini dapat membangkitkan minat baca bagi penerus generasi kita,” tutupnya. (12)

Komentar

Rekomendasi Berita