oleh

DPC Partai Hanura Lakukan Mediasi

LINGGAU POS ONLINE, TUGUMULYO – Ketua DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Musi Rawas, Ngadi mengatakan, proses mediasi atas laporan Gerakan Pemuda Islam (GPI) mengenai anggota Fraksi Partai Hanura DPRD Kabupaten Musi Rawas, atas nama Marwan Candra dalam waktu dekat dilaksanakan. Pasalnya, saat ini pihak yang dilaporkan masih berada di Jakarta.

Ngadi saat dibincangi meyakinkan, dalam dua hari kedepan proses mediasi sudah mereka laksanakan.

“Karena pada prinsipnya kita (DPC, red) tidak memihak kepada siapapun. Kita berada di tengah-tengah mereka. Saat ini masih menuju proses mediasi. Karena kita juga masih menunggu yang bersangkutan, masih di Jakarta,” kata Ngadi, Senin (5/2).

Ia mengungkapkan sampai saat ini laporan GPI belum ditindaklanjuti oleh BK.

“Kita pun sudah melaporkan hal ini ke DPD Partai Hanura Provinsi Sumsel. Kita berupaya agar permasalahan ini bisa diselesaikan oleh DPC,” ungkapnya.

Ia memastikan, permasalahan ini tidak mengganggu internal partai, terutama kinerja serta tahapan persiapan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

“Saya pastikan, tidak mengganggu kinerja kita di partai. Semua persiapan terus kita laksanakan, serta agenda partai berjalan sesuai rencana, tidak ada yang mengganggu. Kita berharap dua harui kedepan mediasi berjalan lancar, dan menemukan titik terang antar kedua belah pihak,” ungkapnya kembali.

DPC belum memikirkan bagaimana kedepanya, karena menurut anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Musi Rawas ini, yang terpenting permasalahan ini cepat di mediasi dan menemukan kesepakatan bersama.

“Kita belum bicara sejauh itu. Apapun itu hasilnya, yang kita harapkan proses mediasi berlangsung sesuai rencana dan menemukan kesepakatan,” tegasnya.

Seharusnya, Ngadi melanjutkan, ketika ada permasalahan seperti ini bisa langsung dikonfirmasikan ke yang bersangkutan.

“Namun karena semua terjadi, ya kita tunggu saja hasil mediasinya. Akan lebih baik, sebelumnya kedua belah pihak berkomunikasi terlebih dahulu. Kita ambil hikmahnya saja, ketika saling menyadari akan ada titik terangnya,” lanjutnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita