oleh

Dokter di Empat Lawang Postif Covid19, Tertular dari Dokter Lubuklinggau

LINGGAUPOS.CO.ID – Dokter Internship RSUD Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang berinisial HR dinyatakan positif terjangkit virus Covid19.

Hal tersebut diketahui setelah hasil tes swab Litbangkes Provinsi Sumatera Selatan keluar. Dokter HR ini sementara diketahui tertular virus Covid19 dari dokter I asal Lubuklinggau.

Jubir RSUD Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang untuk penanganan Covid 19 dr Sukma Lini didampingi Direktur RSUD Tebing Tinggi dr Devy Andrianty mengatakan, dokter HR diketahui positif Covid19 sekitar pukul 11.00 Wib, Minggu (24/5/2020).

“Benar Empat Lawang sudah ada satu kasus Covid 19. Dokter HR tersebut terakhir jaga di RSUD Tebing Tinggi 21 April 2020 saat ini sedang isolasi mandiri,” kata Sukma Lini dikutip dari lahatpos.co, Senin (25/5/2020).

Dengan adanya kasus ini Lanjut Sukma Lini, tim gugus tugas sudah melakukan tracking dan melaksanakan pemeriksaan awal rapid test dan Selasa (26/5/2020) akan dilakukan tes swasta kepada orang yang pernah kontak erat dengan dokter tersebut terutama kedua orang tuanya dan teman Dokter HR.

“Kami sudah menghubungi dokter HR untuk menanyakan riwayat aktivitas yang bersangkutan dalam berapa hari terakhir ini. Kami tegaskan juga dokter HR tidak melaksankan Salat Idul Fitri di Masjid yang diisukan di media sosial,” ujarnya.

Dijelaskannya, memang HR saat hari raya Idul Fitri sempat bersilahturahmi dengan orang tuanya akan tetapi hanya sebatas sujud (Sungkem, red) dan tetap berdasarkan protokol kesehatan.

“Setelah itu dokter HR langsung pulang dan melakukan isolasi mandiri kembali. Kami tegaskan lagi yang bersangkutan tidak ikut Salat Idul Fitri berjamaah di Masjid,” jelasnya.

Saat ini, yang berkontak erat dengan dokter HR telah diisolasi dan akan tetap dipantau kesehatan mereka.

“Ada yang isolasi di RSUD Tebing Tinggi dan ada juga yang isolasi mandiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 19 Empat Lawang Kuswinarto, menghimbau kepada masyarakat agar tidak panik berlebihan dan tetap menjaga kesehatan.

“Masyarakat diminta untuk tetap mematuhi himbauan protokol kesehatan dari pemerintah, seperti memakai masker jika keluar rumah, Physical distancing, cuci tangan, menjaga kesehatan dan menghindari kerumunan massa,” pungkasnya. (*)

Rekomendasi Berita