oleh

Dodi Perbaiki Infrastruktur Secara Masif

Jalan Kabupaten 170 Km dan Pembangunan Jalan Trans Musi Banyuasin 150 Km

PERBAIKAN infrastruktur jalan di Kabupaten Musi Banyuasin terus dikebut. Dalam kurun waktu dua tahun Bupati Muba menargetkan masalah jalan rusak baik penghubung antardesa maupun jalan kecamatan dalam kabupaten harus tuntas. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemerintah
Kabupaten Muba, sepanjang tahun 2017 pasca pelantikan Bupati Muba H Dodi Reza Alex, sudah 170 kilometer jalan rusak di desa-desa Muba selesai diperbaiki.

“Dari total 170 km jalan yang dibenahi tersebut, 24 km merupakan hasil penanggulangan rutin jalan dan 146 km hasil pemeliharaan kecamatan dalam kabupaten. Semua perbaikan jalan ini dibiayai melalui APBD tahun anggaran 2017,” ungkap Kepala Dinas PUPR Pemkab Muba Herman Mayori, ST, MT.

Perbaikan jalan rusak di desa-desa Kabupaten Muba tersebut menyebar. Misalnya saja, perbaikan jalan yang dilakukan di Jalan Village XV, Desa Tanjung Agung Utara, Kecamatan Lais dan Desa Tanjung Agung Timur, Kecamatan Lais. “Jalan yang diperbaiki ini dilakukan bertahap di setiap desa. Kalau perbaikan jalan Village XV ini yang rusak tercatat 500 meter, tetapi kami perbaiki totalnya 2 kilometer. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir jalan yang berpotensi akan rusak di kemudian hari, sehingga perlu penguatan sejak jauh-jauh hari,” jelasnya.

Perbaikan jalan lainnya yang dilakukan yakni di Jalan Desa Sindang Marga Talang Sungai Labi, Kecamatan Sungai Keruh. “Sepanjang 700 meter jalan rusak di sini dan sudah selesai diperbaiki sehingga akses
warga desa Sindang Marga tidak lagi terkendala,” terangnya. Kemudian, perbaikan jalan penghubung antardesa Bukit Pangkuasan dan Bukit Sejahtera, Kecamatan Batanghari Leko dengan total 2 km jalan
yang sudah diperbaiki.

Selain itu, pemeliharaan jalan dilakukan di jalan Simpang 4 Sukarami menuju Simpang Sari, Kecamatan Lawang Wetan sepanjang 10 kilometer, pemeliharaan jalan dari Simpang Sari menuju Tanah Abang, Kecamatan Batanghari Leko sepanjang 10 kilometer,pemeliharaan jalan dari SP Selabu Dawas menuju SP Pauh Kecamatan Keluang. “Untuk pemeliharaan ini totalnya ada 146 kilometer yang juga tersebar di seluruh desa di wilayah Muba, dan saat ini semuanya sudah rampung,” ungkap Herman.

Perbaikan jalan lainnya yakni di Jalan Lubuk Keduduk di Kelurahan Soak Baru dengan total 2 km jalan yang
diperbaiki. “Selain itu, perbaikan juga dilakukan di Jalan Dusun I-X Desa Sukamaju, Kecamatan Babat Supat,
Jalan Desa Sungai Batang, Kecamatan Sungai Keruh 1.5 km, dan perbaikan Jalan Poros, Kelurahan Keluang
menuju Desa Mekar Sari, Kecamatan Keluang 2 km,” tuturnya.

Tidak hanya perbaikan jalan, Herman mengungkapkan, pihaknya juga telah melakukan pembenahan jembatan di beberapa tempat di antaranya perbaikan lima unit jembatan rangka besi di Desa Sukamaju SP 4- SP 5, Kecamatan Plakat Tinggi. “Perbaikan jembatan lainnya di jembatan Rangka Besi di Desa Pinang Bancung, Desa Muara Teladan, Kecamatan Sekayu, dan jembatan rangka besi Desa Sungai Jernih, Desa Muara Teladan ,Kecamatan Sekayu,” ulasnya.

Bupati Muba H Dodi Reza Alex menyebutkan realisasi target dalam kurun waktu dua tahun menuntaskan
persoalan infrastruktur jalan optimis bisa diselesaikan. “Bertahap sudah dilakukan persoalan jalan rusak ini, tahun 2018 ini akan lebih dimaksimalkan lagi. Terlebih dalam waktu dekat gelontoran dana pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) segera diterima dan akan digunakan untuk pembenahan infrastruktur di Muba,” bebernya.

Ia berharap, ke depan persoalan jalan rusak di Muba tidak lagi terjadi dan akses masyarakat di pedesaan tidak lagi terkendala. “Sehingga aktivitas warga pedesaan berjalan lancar,” katanya sembari menambahkan, target dua tahun menuntaskan persoalan infrastruktur di Muba bukan hal yang mustahil kalau dikerjakan dengan serius dan maksimal dalam pengelolaan dananya. adv

Rekomendasi Berita